Tunjangan ASN Pemprov Melonjak

LANTIK ESELON 2 – Gubernur Wayan Koster melantik perwakilan pejabat eselon 2 dalam pelantikan pejabat mulai eselon 2 sampai 4 di Ksiarnawa, Taman Budaya Denpasar, Kamis (2/1).

Dentim, DenPost

Jajaran aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemprov Bali tengah semringah. Awal tahun 2020 ini tunjangan kinerja melonjak dengan nominal signifikan. Namun, sebagai konsekuensi, Gubernur Wayan Koster menuntut jajarannya bekerja lebih progresif yakni lebih aktif, antisipatif, dan proaktif menyelaraskan visi-misi Gubernur. Hal itu disampaikan saat pelantikan ratusan pejabat mulai eselon 4 sampai eselon 2 di Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Kamis (2/1).

Baca juga :  Delapan Kader PDIP Bali Dicopot dari Jabatan Fraksi

Koster menjamin pemilihan pejabat tersebut bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme sekaligus merupakan hasil diskusi dengan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sekda Dewa Made Indra, dan Kepala BKD Ketut Lihadnyana. “Eselon 3 dan 4 wajahnya saja saya tidak tahu, pokoknya saya percayakan ke Pak Sekda dan BKD. Kalau pejabat yang dilantik ini tidak  benar kerjanya, yang salah mereka itu. Salahnya tanggung renteng,” kelakarnya.

Baca juga :  Cegah Klaster Baru Covid-19, Satpol PP Intensifkan Sidak Prokes

Tak hanya melantik pejabat baru, Koster juga mengumumkan adanya kenaikan tunjangan kinerja. Khusus Sekda sebagai nakhoda ASN, kini tunjangannya menjadi Rp 55 juta. Meski terlihat besar, Koster menyebut tunjangan itu masih kalah dengan tunjangan kepala OPD di Pemprov DKI. Untuk jajaran kepala OPD, yang dulu Rp 25 juta kini menjadi Rp 40 juta. Untuk eselon 3, 4, dan pelaksana jumlahnya variatif, tapi kenaikannya ada yang mencapai di atas 300%.(107)