Paket GP Mencuat di Internal PDI Perjuangan

Nyoman Giri Prasta dan I putu Parwata

Mangupura, DenPost

Meski cukup banyak kader maupun simpatisan yang memproklamirkan petahana I Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa (GiriAsa) melaju dalam Pilkada serentak 2020, tapi hal tersebut belum menjamin pasangan tersebut akan diusung PDI Perjuangan. Pasalnya rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan hingga saat ini belum turun.

Di sisi lain, muncul rumor di internal partai baik PDI Perjuangan maupun di luar partai bahwa rekomendasi Pilkada di Badung bisa berubah, begitu juga dengan di daerah lain. di tingkat akar rumput PDI Perjuangan, ada juga yang tak yakin paket GiriAsa akan bersama lagi, mengingat calon-calon kuat PDI Perjuangan di Badung mempunyai jaringan serta lobi di tingkat DPP. Mereka sepertinya ikut bergerilya memeroleh rekomendasi. Isu yang saat ini santer adalah prediksi rekomendasi di Kabupaten Badung yakni Paket GP (Giri-Parwata). Isu ini menjadi buah bibir di sejumlah kalangan masyarakat baik di Mengwi, maupun di masyarakat Kuta Utara. “Politik adalah suatu yang tidak pasti, semua bisa berubah setiap detik, begitu juga rekomendasi pilkada. Meski sudah ada deklarasi, penyetoran nama, tapi semua belum yakin juga bahwa kedua tokoh (GiriAsa) tersebut akan mendapat rekomendasi dari Ketua DPP,” ujar sumber internal PDIP yang enggan disebutkan namanya, Kamis (2/1).

Baca juga :  Vaksinasi Anak Umur 6-11 Tahun Tahap Dua Capai 41,65 Persen

Bahkan sumber tersebut menyebutkan ada tokoh baru kemungkinan mendapat rekomendasi meski namanya tidak diajukan oleh DPC. “Kemungkinan saja pak Giri dengan pak Parwata (GP) bisa juga pak Giri Prasta dengan pak Suiasa. Kita belum tau karena rekomendasi kan belum turun,” ucapnya. Jika dianalisis ketiga tokoh tersebut semuanya memiliki peran bisa merebut rekomendasi. “Pak Giri mengantongi rekomendasi DPC dan DPD, Pak Suiasa juga, namun Pak Suiasa masih dibayangi oleh sejumlah kader PDI Perjuangan yang lebih senior yakni Putu Parwata. Dan, Parwata mempunyai jaringan di tingkat DPP serta juga mempunyai peluang disandingkan sebagai Calon Wakil Bupati. Selain itu ia memiliki massa yang cukup besar di kawasan Badung Selatan khususnya di Kuta Utara,” terangnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung, Putu Parwata, mengatakan, pihaknya belum mendengar adanya rumor Giri-Parwata (GP). “Saya sudah ditugaskan oleh partai untuk menjadi Ketua DPRD Badung. Tapi saya berterima kasih kepada masyarakat yang memprediksi rekomendasi seperti itu. Jadi dapat kita lihat masyarakat memperhatikan dinamika politik di PDI Perjuangan, namun saya rasa pasangan GiriAsa masih relefan memimpin Badung,” katanya. (115)

Baca juga :  Gunakan APD, Petugas Bandara Ngurah Rai Layani Penumpang Penerbangan Internasional