Dewan Pertanyakan Rendahnya KKD Karangasem

RAPAt GABUNGAN - DPRD Karangasem ajak eksekutif terkait rapat gabungan bahas rendahnya KKD 2020 Karangasem.
Amlapura, DenPost
Kemampuan Keuangan Daerah (KKD) 2020 Kabupaten Karangasem masuk dalam kategori rendah. Hal ini membuat DPRD Karangasem menggelar rapat kerja, Selasa (14/1). Mengundang pihak eksekutif terkait, Dewan mempertanyakan kondisi tersebut.
Dipimpin Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana, rapat diawali dengan penyampaian dari Sekda Kabupaten Karangasem, Gede Darmawa. Ia mengungkapkan, kondisi KKD 2020 Karangasem memang masuk dalam kategori rendah. Hal ini sesuai dengan patokan realisasi tahun 2018. “Dari data BPKAD ada kelompok pendapatan yang menurun. Selain itu ada Dana Provinsi yang tidak masuk juga. Sedangkan ada peningkatan belanja,” ungkapnya.
Penyampaian Darmawa ditanggapi anggota DPRD Karangasem, Nyoman Winata. Ia mengungkapkan kondisi ini tak lepas dari bocornya pendapatan Kabupaten Karangasem. Salah satunya di sektor galian c dan pariwisata. “Banyak yang tak menyetorkan vaktur di Galian C. Ini sudah satu pos bocor,” ungkapnya.
Karenanya dia berkomitmen akan terus melakukan pemantauan. “Kalau bisa, harus dipasangi portal online. Tidak masalah beli alat mahal, bila  ke depannya akan berdampak jauh lebih baik,” usulnya.
Selain perihal kebocoran pendapatan, Ketua Komisi II DPRD Karangasem, I Wayan Santika juga menyinggung etika dari pihak eksekutif yang mengabaikan tupoksi DPRD. “Dulu saat kepemimpinan Ketua DPRD Sumardi, kami sebagai tupoksi penganggaran sering diabaikan. Sering kami tidak mendapat pemberitahuan perihal keuangan tersebut. Etikanya jadi tidak logis, padahal kami menganggarkan tapi tidak tahu,” kritiknya. Atas hal tersebut pihaknya meminta agar eksekutif terkait melakukan komunikasi dua arah. “Ya minimal BPKAD kordinasi dengan pimpinan kami,” tambahnya.
Menggapi hal ini, Ketua DPRD Karangasem, Gede Dana, mengajak eksekutif maupun legislatif terus berupaya menggali pendapatan dan melakukan pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan.  (c/yun)
Baca juga :  Dugaan Korupsi Masker, Kejari Targetkan Selesai Bulan Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini