PHDI Desak Merk Motor “Veda” Diganti

Prof. IGN Sudiana
Tonja, DenPost
Masyarakat Bali kembali heboh. Ini menyusul kemunculan motor listrik lokal nama “Veda”, yang dinilai tidak etis oleh umat karena menyerupai nama kitab suci umat Hindu. Ketua PHDI Bali, Prof. I Gusti Ngurah Sudiana mengaku sudah merespons informasi tersebut dengan berkirim surat ke PHDI Pusat. “PHDI Bali sudah bersurat ke PHDI Pusat supaya segera ditindaklanjuti,” kata Prof. Sudiana saat dihubungi wartawan Rabu (15/1) malam.
Kepada pemilik merk sepeda motor tersebut, PHDI mengimbau agar mengganti nama produknya, sebab diduga mengandung unsur Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA). Dikatakannya, kata ‘Veda’ merupakan ejaan sansekerta dari kata Weda yang disakralkan oleh umat Hindu. “Supaya jangan nanti maksudnya baik tetapi mengandung unsur-unsur kurang baik. Intinya dari PHDI Bali mengusulkan agar diganti,” tegas Sudiana.
Ia menambahkan, apabila tidak ada reaksi berupa iktikad baik dari pemilik merk, besar kemungkinan PHDI akan mengundang produsen dan agen pemegang merk sepeda motor listrik tersebut, untuk memberikan penjelasan lebih jauh mengenai keberatan dari pihak PHDI. (wir)
Baca juga :  Seniman Denpasar Duta PKB Divaksinasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini