Delapan Kader PDIP Bali Dicopot dari Jabatan Fraksi

Denpasar, DenPost

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan (PDIP) Bali menjatuhkan sanksi terhadap delapan kadernya yang dinilai tak disiplin. Mereka dinyatakan tidak disiplin lantaran meninggalkan Rakernas PDIP pada 10-12 Januari 2020 di Jakarta.

Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, dalam siaran persnya, Kamis (16/1) memerintahkan Ketua DPC PDIP Tabanan, Bangli, Gianyar, dan Jembrana, agar memberhentikan delapan kader partai dari jabatannya di fraksi dan alat kesehatan dewan (AKD).

Baca juga :  Pedagang di Pasar Wangaya Kerauhan, Pengunjung Terkejut

Mereka yang diberhentikan dari jabatan fraksi yakni I Wayan Widnyana, S.Sos.;(Wakil Ketua Komisi I DPRD Tabanan), I Made Suardika (Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Tabanan); I Wayan Sudiana, S.E., (Sekretaris Komisi II DPRD Tabanan); I Made Edi Wirawan, S.E., (Wakil Ketua Komisi II DPRD Tabanan); I Made Suarta, S.H., (Ketua Komisi IV DPRD Tabanan); I Ketut Suastika, S.H., (Ketua Fraksi PDIPDPRD Bangli); H. Adrimin (Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Jembrana) dan I Ketut Sudiasa (Sekretaris Komisi II DPRD Gianyar).

“Para kader tersebut diberhentikan karena melakukan tindakan tidak disiplin, meninggalkan acara yang sedang berlangsung saat rakernas PDI Perjuangan pada 10-12 Januari 2020 di Kemayoran, Jakarta,” tegas Koster.

Baca juga :  Bagikan Masker, Polresta Denpasar Ajak Masyarakat Taat Prokes

Koster menambahkan, pemberian sanksi ini sekaligus sebagai pembelajaran bagi kader lain agar menegakkan wibawa partai dan membangun disiplin serta budaya yang tinggi di partai dalam rangka memperkokoh partai. (kmb)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini