Siap-siap Didatangi Satpol PP, Jika Anda Tak Lakukan Ini

Dauh Puri, DenPost

Bagi perkantoran maupun tempat usaha di Bali yang belum memasang aksara Bali di papan nama usahanya, siap-siap didatangi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Itu tegas dikatakan Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Dewa Rai Darmadi, Minggu (19/1).

Kata dia, penerapan aksara Bali bukan sekadar pelestarian, namun juga dalam rangka mendukung penguatan pariwisata Bali yang mengusung adat dan budaya. “Kami gencarkan penertiban Pergub 80 tajun 2019 dengan jumlah objek sasaran 41 toko di Denpasar. Hasilnya, mereka mengaku belum mengerti tentang penulisan yang benar seperti apa. Memang ada beberapa yang ditemukan salah eja aksara Bali yang dipasang,” ujarnya.

Baca juga :  Wagub Ingatkan Zona Hijau Mampu Optimalkan Isoter Berbasis Desa

Kata dia, Gubernur Bali, Wayan Koster, memberi perhatian khusus terhadap penerapan Pergub 80 ini, sebab penerapan regulasi ini dinilai belum optimal.

Berkaitan dengan mewujudkan pariwisata yang lebih baik, Darmadi juga mengatakan menertibkan pramuwisata di sejumlah objek wisata, seperti di monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar. “Dalam sidak belum lama ini, kami periksa enam pramuwisata. Empat lengkap dan dua sedang memroses perpanjangan Kartu Tanda Pengenal Pramuwisata. Kami imbau kepada pelaku pariwisata agar taat aturan,” ujarnya. (wir)

Baca juga :  Peradah Bali Ajak Umat Kawal Kasus DMD ke Ranah Hukum

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini