Bule Hilang Diduga Jatuh dari Tebing

PENCARIAN - Tim SAR saat melakukan pencarian wisatawan yang diduga jatuh dari tebing di Pecatu.

Kutsel, DenPost

Seorang wisatawan asal Inggris hilang misterius setelah menyendiri di atas tebing sebelah barat Pura Selonding, Pecatu, Kuta Selatan. Pria yang diketahui bernama Ryan Roth (39), diduga melompat ke laut. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukan surat permintaan maaf ke pacarnya yang ditulis di secarik kertas. Hingga Senin (20/1) siang, Basarnas Bali masih melakukan pencarian di posisi ditemukan barang milik korban. “Sepuluh menit perjalanan tim rescue sudah tiba di lokasi dan langsung persiapan melakukan pencarian dengan teknik pertolongan di ketinggian (Hight Angle Rescue Technique),” jelas Kepala Kantor Basarnas Bali, Hari Adi Purnomo.

Baca juga :  Permudah Layanan di Pelayanan Publik, Sekda Dorong Perkembangan Aplikasi Ngantre.com

Kantor Basarnas Bali menerima informasi dari Panit Intel Polsek Kuta Selatan melalui telepon genggamnya, Senin (20/1) pukul 10.55. Keterangan dari pelapor menyebutkan estimasi kejadian pada malam sebelumnya sekitar pukul 17.30. “Kronologis singkatnya, pagi tadi pukul 07.30 Wita ditemukan motor yang terparkir di Jalan Pura Selonding sejak hari Minggu, 19 Januari 2020 sore sekitar Pukul 17.00. Hal tersebut dilaporkan warga ke Polsek Kuta Selatan,” ungkapnya. Setelah pengusutan di lokasi, ternyata mereka menemukan  handuk, botol minuman dan tas milik korban.

Baca juga :  Cegah Kasus Saat PTM, Satgas Sekolah Diminta Aktif Lakukan Pengawasan

Kondisi bawah tebing banyak terdapat semak-semak dan menurut tim yang berada di lokasi ketinggiannya mencapai 170 meter. “Sebanyak 13 personel Basarnas Bali dan unsur SAR lainnya terlibat dalam operasi SAR ini karena teknik HART membutuhkan kerjasama tim dan banyak orang,” tutur Hari Adi. Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan telah menurunkan 1 personel menuruni tebing untuk melakukan penyisiran.

Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus So’oi, mengaku  belum bisa memastikan apakah korban melompat dengan maksud bunuh diri atau ke mana. “Masih kami selidiki. Belum bisa dipastikan. Kami tak bisa mengira-ngira. Kami bersama pihak Basarnas masih melakukan upaya pencarian,” tegasnya. (gik/yan)

Baca juga :  Penyemprotan Disinfektan Badung Sasar Tempat Ibadah

 

(113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini