Kawasan Bule Hilang Dikenal Angker

HILANG - Barang-barang yang diduga milik seorang bule, Ryan Roth, ditemukan di Jalan Selonding Pecatu.

Kutsel, DenPost

Lokasi hilangnya wisatawan asing yang diduga jatuh ke jurang, Ryan Roth, di Jalan Selonding Pecatu dikenal sebagai daerah yang angker. Selain adanya pura, di sebelah timur areal memang dikenal warga sebagai tempat keramat. Hal itu diungkapkan Bendesa Adat Pecatu, Made Sumertha, Senin (20/1).

Sumertha menuturkan, di kawasan dekat berdirinya Hotel Burgary saat ini dipercaya oleh tetua hingga kini sangatlah angker. Di mana jika sampai ada yang berteriak-teriak di sana, konon biasanya akan hilang dan tidak menemukan jalan untuk pulang. “Memang kalau bicara masalah angker, di manapun biasanya ya pasti angker, apalagi di sana kan ada pura,” papar Bendesa yang juga anggota DPRD Badung itu.

Baca juga :  Warga Nigeria yang Aniaya Mantan Kekasihnya Diduga Pendatang Gelap

Di sisi lain, kawasan tempat hilangnya korban memang memiliki panorama yang menarik sehingga banyak dikunjungi untuk swafoto. Apalagi menjelang sore, di sana bisa menyaksikan matahari terbenam.

Dia tidak memungkiri di kawasan pantai selatan Pecatu memang ada beberapa tebing yang curam. Karenanya pihaknya kerap mengimbau kepada pemilik akomodasi agar tamunya diingatkan akan kondisi yang bisa berbahaya tersebut. “Di satu sisi memang pemandangannya unik dan menarik, namun kadang kalau lagi selfie atau lompat-lompat lupa akan bahaya. Belum lagi terkadang kan ada monyet yang melintas di areal tebing,” katanya.

Baca juga :  Ogoh-Ogoh Kolosal di GWK, Libatkan Ratusan Seniman Tari dan Tabuh

Angkernya lokasi tersebut juga dibenarkan Penjabat Perbekel Pecatu, Wayan Sujaka Aryanta. Dia mengaku mendengar cerita dari tetua setempat, dari dulu memang kawasan tersebut dikenal sangat tenget. “Ya kalau orang tua dulu bercerita memang di sana katanya angker. Tidak boleh teriak-teriak nanti bisa hilang,” pungkasnya. (113)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini