Soal Babi Mati Mendadak, Ini Kata BBVet

0
21

Sesetan, DenPost

Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar, I Wayan Masa Tenaya, menjelaskan, terdapat sejumlah pemicu kematian babi mendadak di sejumlah kabupaten/ kota di Bali. Selain karena perubahan cuaca, ia menduga fenomena itu tidak lepas dari pemberian pakan limbah kepada babi. Ia mengatakan, pemberian pakan limbah dari hotel maupun restoran segera harus ditinggalkan karena hal itu tidak berstandar dan berpotensi menularkan penyakit apa saja dari pakan tersebut.

“Ini sporadis karena musim hujan. Sebelumnya pada musim kering tidak ada yang mati,” terangnya. Kata dia, yang lebih penting dilakukan adalah memotong siklus penularan virus-virus terhadap babi dengan bio security dan bio safety, yang selama ini kerap diabaikan peternak.

Baca juga :  Potongan Kaki Manusia Masih jadi Misteri

Kepala Bidang Pelayanan Veteriner, I Ketut Wirata, mengatakan, bio security merupakan upaya untuk melindungi babi dari penyakit, dengan memperhatikan pakan, kebersihan dan aktivitas di kandang.

“Kalau ditemukan babi sakit segera laporkan, isolasi, jauhkan dari yang sehat. Kalau mati kubur, kemudian bersihkan kandang dengan desinfektan,” sarannya. Ia juga mengatakan, melalui dinas peternakan kabupaten/kota telah melakukan sosialisasi kepada peternak tentang bio security. Dengan metode itu, peternak harus memastikan agar aktivitas di kandang tetap terpantau.

Baca juga :  Awal 2020, SMPN 6 Denpasar Berlimpah Prestasi

Beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan peternak adalah kebersihan penjagal babi, blangsung dan juga tukang suntik hewan. Menurutnya, kebersihan juga memicu penyebaran virus karena aktivitasnya dari kandang satu ke kandang lain. Soal babi mati mendadak, BBVet telah mengambil sampel beberapa babi yang mati di Badung, selanjutnya dikirim ke laboratorium khusus pengujian penyakit eksotik di Medan. Hingga saat ini BBVet Denpasar masih menunggu hasil. (wir)

Baca juga :  Rai Iswara dan Selly Mantra Akan Disurvei Golkar

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini