Kelistrikan Kalah Pamor Dibanding Jurusan Ini

0
9
Alit Susanti

Kerobokan, DenPost

Tingginya pengharapan bekerja di sektor pariwisata, terutama perhotelan, membuat minimnya minat generasi muda Bali belajar di SMK Kelistrikan. Padahal jika ditekuni, pangsa kerja lulusan SMK Kelistrikan tidak kalah luas dibanding SMK jurusan lainnya. Hal itu diutarakan Kepala SMK Tiara Nirwana, Alit Susanti, yang ditemui, Jumat (24/1).

Menurut Alit, selama ini banyak siswa SMP yang memiliki mindset (pola pikir) bahwa belajar kelistrikan hanya berpeluang menjadi buruh PLN. Lebih spesifik lagi sekadar tukang tarik kabel PLN, atau memasang listrik di gardu pinggir jalan. Dengan lain ucap, berkutat di pekerjaan kasar belaka. “Saya beberapa kali sosialisasi soal SMK kelistrikan, dan ya itulah yang banyak dikatakan pelajar tersebut. Mereka enggan melirik jurusan kelistrikan karena citranya hanya jadi buruh,” sebutnya.

Baca juga :  Giri Prasta Keluarkan Edaran Terkait Pelaksanaan Ini

Dia menuturkan, selama ini masyarakat seperti terlalu dicekoki dengan jargon Bali sebagai daerah destinasi pariwisata. Hal ini yang tersimpan lama di alam bawah sadar masyarakat, sehingga membuat konklusi bahwa jika ingin bekerja mereka paling berpeluang di sektor pariwisata. Ironisnya, alih-alih menjadi pimpinan, kata dia, mengejar “mimpi” sukses di bidang pariwisata hanya membuat generasi muda sekadar menjadi karyawan. Misalnya tukang kebun, bagian bersih kamar, dan lainnya.

Baca juga :  Wujud Bakti Rsi Yadnya, Giri Prasta Serahkan Punia ke Sulinggih

“Bukan berarti itu jelek, bukan begitu. Namun, realitanya itu membuktikan bahwa terlalu mengejar pariwisata hanya menyempitkan pandangan kita terhadap peluang lain yang tak kalah besar. Salah satunya di jurusan kelistrikan,” tegasnya. (107)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini