Liarkan Sapi, Pemilik Diancam Sanksi Ini

0
12
Lumintang, DenPost

Peternak atau pemilik sapi yang tidak mengandangkan sapinya diancam hukuman denda Rp 10 juta.
Pasalnya, sapi yang diliarkan itu dapat mengganggu lingkungan dan
merusak tanaman yang dipelihara masyarakat.

”Sesuai Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum ada pasal 17mengatur tentang ternak diliarkan sanksi pidananya Rp 10 juta diproses
lewat tindak pidana ringan (tipiring) ke Pengadilan Negeri (PN)
Denpasar,’’ kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Drh. Made Ngurah Sugiri, Jumat (14/1).

Ngurah Sugiri mengakui di Kota Denpasar cukup banyak sapi dipelihara secara liar dan populasinya terus berkembang pesat. Bahkan, sapi liar tersebut tidak ada data pemiliknya dan tidak ada bukti kepemilikan
sapi itu karena hidungnya tidak ditusuk. Menurut Sugiri, sapi liar itu sangat mengganggu ketertiban masyarakat.Bahkan ada kekhawatiran masyarakat terjadi kecelakaan lalu lintas karena sapi liar sering bergerombol menyeberang jalan raya. ”Sapi liar dari segi higienitas kita khawatirkan menyebarkan penyakit menular. Begitu juga ada perkawinan tanpa melalui teknologi yakni kawin suntik bisa menurunkan kualitas bibit sapi,’’ ujar Ngurah Sugiri. (103)

Baca juga :  PHDI Desak Merk Motor "Veda" Diganti

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini