Diduga Rabies, Lima Warga Kupang Dirawat di RSUD Klungkung

0
7

Semarapura, DenPost

Kasus gigitan anjing rabies kembali muncul di Kabupaten Klungkung. Kali ini, lima warga Kupang dirawat di RSUD Klungkung karena diduga terjangkit rabies, Sabtu (25/1). Sebelum dirawat di rumah sakit, kelimanya sempat memiliki riwayat digigit anjing peliharaan di tempat mereka bekerja di Koperasi Sumber Rejeki di Desa Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh.

Dari pantauan di RSUD Klungkung, kelima warga Kupang tersebut kini masih di rawat Ruang Apel A5. Kelimanya yakni Herman Yulianto Nenotek (29), Paskalis (21), Rifan Kaneo (22), Ensi Mokana (22) dan Andre Nenitek (20). Dari lima orang tersebut, beberapa di antaranya terlihat kondisinya sudah membaik. Salah satunya Herman Yulianto. Dia terlihat main HP dan bisa diajak bicara.

Baca juga :  Klungkung Dapat Kucuran Dana Rp 792 Miliar

“Saya kemarin malam jam 11 masuk rumah sakit sama teman-teman karena demam pak,” ujar Herman santai.

Menurut Herman, dirinya bersama empat temannya memang sempat digigit anjing peliharaan di kantornya. Dia mengaku digigit pada bagian kaki pada tanggal 13 Januari. Setelah digigit dia kemudian mendapat VAR pada tanggal 17 dan 24 Januari. Tapi setelah digigit anjing tersebut, dia bersama teman-temannya tiba tiba demam Jumat malam. Bahkan salah satu rekannya yakni Rifan Kaneo sempat mengalami kejang- kejang ketika di rawat di RSUD. “Anjing yang menggigit saya itu anjing kintamani milik teman saya yang dikasi nasabah. Tapi setelah besar dia jahat dan mengigit kami,” ungkapnya.

Baca juga :  Kasus Covid-19 Melandai, Klungkung Masuk Zona Ini

Sementara Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, mengatakan, untuk memastikan kelima pasien tersebut menderita rabies, pihak rumah sakit menunggu hasil lab. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini