Berdayakan Seka Teruna untuk Atasi Kejahatan Ini

Renon, DenPost

Pengungkapan kejahatan komplotan begal dengan 14 pelakunya anak di bawah umur oleh Polresta Denpasar, memantik keprihatinan DPRD Bali. Karena emosi anak masih labil, ruang berekspresi yang normal menjadi hal wajib disediakan oleh pengampu kepentingan. “Kita di Bali kan ada wadah seka teruna atau yowana, mari itu lebih kita berdayakan agar anak-anak kita tidak terjerumus kejahatan seperti itu,” kata Ketua Komisi I DPRD Bali, Nyoman Adnyana, Sabtu (25/1).

Baca juga :  Mantan Kepala LPD Desa Adat Serangan Ditahan di LP Kerobokan

Penguatan pranata adat, kata dia, dinilai sebagai alternatif jalan keluar mengatasi kejahatan anak. Apalagi jenis kejahatan begal atau perampokan di jalanan itu sangat meresahkan masyarakat, terlebih Bali sebagai daerah pariwisata yang rentan dengan isu-isu keamanan. “Manfaatkan seka teruna untuk sosialisasi kondisi kita saat ini, terutama bagaimana maraknya kejahatan melibatkan anak. Apalagi sampai ada yang jadi kurir narkoba, itu menurut saya benar-benar mengkhawatirkan,” cetus politisi PDIP itu bernada prihatin.

Baca juga :  Masuki Tatanan Era Baru, Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Meningkat

Kepada pemerintah, dia mendesak lebih intensif dan agresif membuat program atau kebijakan untuk mengatasi masalah sosial ini. Bila perlu menggandeng desa adat membuat pararem atau awig-awig dengan memasukkan kejahatan anak di dalamnya, seperti pararem tentang narkoba. Apakah titik berat aturan itu ke orangtua anak atau anak sebagai pelaku, hal itu bergantung kondisi masing-masing wilayah adat.

“Namanya anak, usia antara 12 sampai 16 tahun begitu, pasti emosinya tidak stabil. Jangankan dikontrol, dipantau saja relatif susah,” katanya. Belum lagi gencarnya pengaruh teknologi informasi yang mudah terpapar ke mereka. Makanya di sini peran orangtua dan lingkungan membentuk dan menjaga anak, agar tidak salah memilah dan memilih jalan. “Tidak adil juga kalau hanya anaknya disalahkan,” tandasnya. (107)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini