Sekda: Jangan Ada Kecurangan Tes CPNS

Renon, DenPost

Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan komitmen Pemprov Bali dalam mewujudkan rekrutmen CPNS yang bersih dan transparan. Untuk itu, dia menjamin pelaksanaan tes bebas dari joki karena panitia menerapkan sistem pengecekan identitas secara berlapis, dan melibatkan unsur aparat keamanan dan penegak hukum. “Semua akan dicek, mulai dari tanda pengenal dan wajah para peserta. Kami juga akan mengundang Komisi 1 DPRD Bali, Kejaksaan, Polda Bali, BPKP, Ombudsman dan Inspektorat untuk mengawal proses seleksi,” katanya saat meninjau lokasi Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNS dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Sabtu (25/1).

Baca juga :  Langgar Protokol Kesehatan, Pedagang di Jl. Kartini Dibubarkan

Inspeksi saat hari libur PNS itu dijalankan demi memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung kelancaran tes CPNS. Dia ingin seluruh proses tes berjalan baik, nyaman, transparan dan akuntabel. Seluruh panitia diperintah memastikan sarana pendukung berfungsi baik. Mulai dari ruangan, komputer, jaringan, tempat duduk hingga pendingin ruangan. “Saya ingin tak ada gangguan teknis yang mengganggu konsentrasi para peserta, sehingga mereka dalam menunjukkan kemampuan maksimal,” tegasnya.

Baca juga :  Covid-19 di Denpasar, 42 Pasien Sembuh dan Satu Meninggal

Tak hanya kenyamanan peserta, panitia juga menyiapkan ruang tunggu bagi orangtua atau kerabat peserta tes. Selain itu juga disediakan petugas kesehatan, parkir dan kantin yang memadai. Selain untuk meniadakan komplain dari peserta tes, fasilitas yang disediakan juga diharap dapat menghasilkan SDM berkualitas untuk birokrasi. “Kalau proses rekrutmennya sudah seperti ini, saya yakin ke depannya tak ada PNS yang gaptek,” ucapnya. Dalam peninjauan itu Kadis Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfos) Gede Pramana, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) I Gede Darmawa, Kasatpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Darmadi serta perwakilan dari OPD terkait. (107)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini