Cuaca Ekstrem, Gagal Panen Cengkeh Hampir 80 Persen

0
6

Renon, DenPost

Cuaca ekstrem yang melanda Indonesia, termasuk Bali beberapa waktu lalu sangat berdampak pada sektor pertanian. Bahkan di Bali, panen cengkeh gagal nyaris mencapai 80 persen.

“Jelas terlihat dampaknya. Panen cengkeh gagal. Banyak persawahan gagal panen karena kekurangan air,” kata Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, saat dihubungi Minggu (26/1).

Dikatakannya, gagal panen cengkeh akibat cuaca ekstrem hampir mencapai 80 persen. Sedangkan untuk sawah gagal panen hampir 45 persen. “Banyak lahan sawah yang tidak bisa ditanami,” kata anggota Dewan asal Buleleng, yang juga praktisi pertanian ini.

Baca juga :  TAD ADA LAGI KLASTER, SEMUA BISA KENA

Menurutnya, harus ada perbaikan di sektor pertanian di Bali. Termasuk harus ada penambahan anggaran. Alat-alat pertanian para petani harus diperbarui dan diperbaiki. Irigasi juga harus dibenahi.

Kresna Budi juga mengusulkan agar anggaran di sektor pertanian ditingkatkan. Kata dia, kalau mengacu pada visi dan misi Gubernur Bali, seharusnya anggaran anggaran pertanian yang ideal adalah 3 persen dari total APBD Provinsi Bali. “Itu idealnya. Saat ini anggaran pertanian masih di bawah 1 persen,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Baca juga :  Massa Bertahan di Gerbang Kantor DPRD Bali

Kresna Budi mengatakan, anggaran ideal 3 persen untuk pertanian tersebut sesuai jumlah penduduk di Bali. Kata dia, penduduk petani dan nelayan di Bali mencapai 40 persen. (107)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini