Buntut Kasus Rabies, Perizinan KSP Sumber Rejeki Terbongkar

CEK KOPERASI - Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta, mengecek keberadaan Koperasi Simpan Pinjam Sumber Rejeki yang beroperasi di lingkungan Sangkanbuana, Semarapura Kauh, Senin (27/1).

Semarapura, DenPost

Keberadaan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sumber Rejeki yang mengontrak rumah di lingkungan Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh mendapat perhatian Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta. Senin (27/1), didampingi Kasatpol PP dan Damkar, Putu Suarta, Kasta mengecek koperasi yang mempekerjakan warga Kupang, NTT tersebut. Belum lagi ada lima karyawannya kini masih dirawat di RSUD Klungkung akibat diserang anjing rabies.

 

Yang mengejutkan, keberadaan koperasi yang berdiri sejak tahun 2009 ini ternyata hanya mengantongi izin Kodya Denpasar. Di samping itu, koperasi tersebut hanya memiliki nasabah 20 orang di Kecamatan Klungkung. Sedangkan jumlah karyawan yang direkrut semuanya warga Kupang, NTT. Manajer Koperasi Sumber Rejeki, Gde Ardika, berdalih beroperasi di Klungkung karena memiliki nasabah tersebar di Bangli, Karangsem dan Denpasar sebanyak 200 orang.

 

Baca juga :  "Tumpek Uye", Pemkab Klungkung Lepasliarkan Hewan dan Biota Laut

Menyikapi hal tersebut, Kasta langsung meminta Dinas Koperasi untuk mengambil tindakan tegas terkait keberadaan koperasi tersebut. Apalagi koperasi tersebut tidak mengantongi izin di Klungkung. “Saya minta dinas terkait menyikapi hal ini. Jangan sampai nanti merugikan masyarakat,” katanya. (119)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini