Pemuda yang Dituduh Nyuri Helm Ternyata Mengendarai Motor Sport

AMANKAN MOTOR – Petugas Buser saat mengamankan sepeda motor Muhammad Lutfi (25).

Kuta, DenPost

 

Petugas Unit Reskrim Polsek Kuta belum menangkap pelaku penganiayaan terhadap seorang pemuda bernama Muhammad Lutfi (25) yang dituduh mencuri helm dan dianiaya hingga tewas. Usai polisi melakukan olah TKP, akhirnya terungkap jika korban asal Jember, Jawa Timur itu ke Jalan Legian, Kuta, mengendarai sepeda motor sport.

 

Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki para pelaku pengeroyokan itu. “Masih kami selidiki. Belum ada yang ditangkap. Kasus ini masih pengembangan,” ucapnya, Senin (27/1). Dikatakannya, kasus penganiayaan tersebut terjadi di Jalan Legian, depan Panin Bank, Kuta, Jumat (24/1) sekitar pukul 12.30. ” Tersangka diketahui bernama Muhammad Lutfi. Identitas tersebut kami dapat dari keterangan keluarga korban,” beber Ika.

Baca juga :  Ngaku Disekap, WN Singapura Melapor ke Kedubes

 

Diungkapkan Ika, awalnya korban Muhammad Lutfi datang dan memarkir motor Yamaha R15 di depan Peddy’s Bar. Selanjutnya dia berjalan kaki menuju arah monumen dan masih menggunakan helm warna putih merk KYT.  Setelah sampai di seputaran monumen tepatnya di samping Apotek Guardian, korban minta korek api ke saksi bernama I Nengah Nebel. Pada saat saksi akan memberikan korek, korban menolaknya dan mengatakan akan mengambil korek api di bawah jok sepeda motornya. Namun jok motor yang dimaksud adalah punya orang lain. Karena jok motor terkunci korban mencoba untuk membuka namun tidak berhasil. Kemudian korban menaruh jaket di atas motor itu dan langsung mengambil helm yang ada. “Korban lantas ditangkap. Karena korban tidak bisa diajak komunikasi serta mencoba melarikan diri, ditambah isu bahwa terduga pelaku adalah pencuri sepeda motor, masyarakat menjadi emosi kemudian melakukan pemukulan sampai dia meninggal,” paparnya. (124)

Baca juga :  Pelaku UMKM Berharap Kebagian "Kue" di KTT G20

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini