Turis Tiongkok Turun 13 Persen

GM Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Herry Sikado (dua dari kanan).

Renon, DenPost

Efek isu virus Corona yang mengamuk di Tiongkok memberi pukulan telak bagi kunjungan wisatawan asing ke Bali. Dari rerata 8.000 sampai 9.000 turis per hari dari Negeri Tirai Bambu itu, jumlahnya kini anjlok sampai 13 persen. Data itu disampaikan GM Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Herry Sikado, Senin (27/1).

“Kunjungan itu kan antara lain dari Wuhan (sebagai epidemi Corona). Karena penerbangan dari sana ditutup, ya jelas pengaruh ke kita. Semoga saja outbreak ini segera berlalu, dan tidak ada turis yang terpapar di Bali,” terangnya.

Baca juga :  Tuan Rumah Proprov Bali Ke XV, Bulan Mei Badung Bangun Ini

Kendati penerbangan dari Wuhan ditutup, Ngurah Rai tetap membuka layanan penerbangan ke sana. Tetap hanya untuk berangkat saja, kembalinya tidak boleh membawa penumpang dari distrik tersebut.

Lebih jauh diutarakan, di Ngurah Rai kini ditetapkan pengawasan ketat untuk penerbangan dari luar negeri. Kantor Kesehatan Pelabuhan memasang thermal scanner atau pindai suhu badan di bandara. Dia mendaku bersyukur sejauh ini belum ada laporan resmi wisatawan atau penumpang tersengat virus yang belum ada vaksinnya itu. (107)

Baca juga :  Mengeluh Sesak dan Demam, Seorang Pria Tewas di Kamar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini