Badung Meraih Predikat BB Dalam Hal Ini

Mangupura, DenPost

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa didampingi Sekda Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa menghadiri acara penyerahan Rapor Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), di Hotel Inaya Putri Bali Nusa Dua, Senin (27/1). Hasil evaluasi atas penerapan SAKIP pemerintah kabupaten/kota wilayah II tahun 2019 di Bali diserahkan Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Muhammad Yusuf Ateh.

Pada acara tersebut Kabupaten Badung diganjar predikat BB atau katagori baik dalam hal penyelenggaraan pemerintahan maupun dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Andi Rahadian, menjelaskan, evaluasi ini dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Pemerintah No. 8/2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah serta Peraturan Presiden No. 29/2014 tentang SAKIP. Melalui Kedeputian Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Kementerian PANRB telah melakukan bimbingan teknis dan asistensi SAKIP terhadap 84 kementerian/lembaga dengan 418 unit kerja, 34 pemerintah provinsi dengan 1.027 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan 514 Kabupaten/kota dengan 20.756 OPD pada tahun 2019.

Pada kesempatan tersebut sebanyak 161 Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi di Wilayah II diberikan hasil evaluasinya serta rekomendasi perbaikan yang harus dilakukan di tahun selanjutnya. Dimana wilayah II ini meliputi Bali, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Lampung. Menurutnya, salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan reformasi birokrasi adalah melalui pengelolaan anggaran secara efektif dan efisien.

Baca juga :  Badung Percepat Penanggulangan Wabah Corona, Ini Strategi yang Dilakukan 

Wabup Suiasa mengatakan, terkait predikat BB yang diterima  Pemkab Badung merupakan bukti kalau Pemkab Badung sudah mampu dengan baik mewujudkan tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah yang berorientasi pada hasil. Di mana semua kebijakan dan program-program strategis yang dicanangkan oleh pemerintah daerah sudah dirasakan asas manfaatnya secara langsung oleh masyarakat serta tidak keluar dari regulasi atau aturan yang berlaku.

Dalam hal tata kelola keuangan Pemkab Badung juga sudah mampu menjalankannya secara efektif dan efisien baik dari tahap perencanaan sampai ke tahap pelaksanaan program semua sudah mampu di eksekusi dengan baik. “Ini semua berkat kerja sama dan sinergitas yang terjalin baik antar semua OPD dalam menjalankan Collaboration Government sehingga kita bisa meraih penghargaan ini, sekaligus kita jadikan bahan evaluasi untuk meraih hasil yang lebih baik di tahun berikutnya. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang sudah menunjukkan tatolitas dan loyalitasnya untuk pemerintah daerah,” jelas Suiasa.(a/115)

Baca juga :  Terus Tumbuh Berkelanjutan, BRI Catatkan Sejumlah Aksi Korporasi Penting

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini