Soal Hubungan Dengan Tiongkok, Begini Kata Gubernur Bali

Wayan Koster

Renon, DenPost

Persahabatan Tiongkok dengan Bali secara alamiah sudah terjalin berabad-abad lampau, sehingga terjadi silang budaya secara alami. Karena itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, mengajak warga Bali etnis Tionghoa ikut membantu warga Bali lainnya agar hidup lebih baik lagi. Dia juga menyebut Tiongkok sebagai nyama kelihan (saudara tua) Bali.

Hal itu diutarakan Koster dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati pada acara perayaan Tahun Baru Imlek 2571 yang digelar Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) Bali di Denpasar, Senin (27/1) malam.

Baca juga :  Baru Sebatas Usulan, Bali Tunggu Regulasi Kemenkes Soal Vaksin Terhadap Anak

Menurut Koster, hubungan panjang Bali dengan Tiongkok membentuk  akulturasi yang kini melekat dalam kehidupan masyarakat. Melalui momen perayaan Imlek tahun ini, dia mengajak PPIT Daerah Bali berperan aktif untuk terus mendorong serta menggarap peningkatan kehadiran wisatawan dari Tiongkok ke Bali.

Dengan memperhatikan jumlah penduduk dan tingkat kesejahteraan masyarakat Tiongkok yang terus meningkat, menurutnya, potensi wisatawan Tiongkok ke Bali diprediksi dapat mencapai 2 hingga 3 juta wisatawan tiap tahunnya. Dia juga menyampaikan keprihatinan atas mewabahnya virus Corona yang juga berpengaruh pada kunjungan wisatawan Tiongkok. Menyikapi persoalan ini, pelaku pariwisata diharapkan mengambil langkah antisipasi.  (107)

Baca juga :  Dampak Corona, 50 Persen Pesanan Produk Ini Dibatalkan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini