Tes CPNS Jangan Percaya Jimat

Renon, DenPost

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ketut Lihadnyana memantau hari pertama pelaksananan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Bali di Gedung BPSDM Provinsi Bali, Selasa (28/1). Kepada peserta tes CPNS sesi pertama, Indra  mewanti-wanti mereka tak percaya dengan jimat.

Dia menegaskan, jimat apapun tak akan bisa menolong karena itu yang membuat adalah dukun. Sedangkan di sini yang digunakan adalah teknologi. “Jadi silahkan dilepas,” ujar Ketua Panitia Seleksi CPNS Provinsi Bali ini.

Baca juga :  Bali TV Shop Sediakan APD dan Masker bagi Desa Adat

Indra juga mengimbau peserta tak punya pikiran akan kalah bersaing karena tak punya siapa-siapa di Pemprov Bali. “Kami yang di depan ini tak bisa menolong, termasuk saya. Yang bisa menolong kalian hanya kekuatan doa dan pengetahuan. Nanti di ruangan yang kalian hadapi hanya komputer, kerjakan soal-soal dengan mandiri,” sarannya. Indra menjamin seluruh proses seleksi akan berlangsung tanpa manipulasi, semuanya transparan dan akuntabel.

Indra juga menyinggung jumlah pelamar yang jauh melampaui kuota yang dibutuhkan. Total jumlah pendaftar mencapai 36.225, sedangkan yang mengikuti SKD sebanyak 36.193. Selisih itu disebabkan 32 peserta memilih tak lagi mengikuti SKD karena sudah mengantongi nilai pada tes serupa tahun sebelumnya, dan itu dimungkinkan oleh aturan. Oleh sebab itu, Dewa Indra mengingatkan para peserta agar siap menerima hasil tes. “Dengan banyaknya jumlah pelamar, sudah pasti ada di antara kalian yang tak lolos. Tapi kalian harus tetap semangat, tunjukkan kemampuan maksimal dan kami meyakinkan seluruh prosesnya berjalan fair,” pungkasnya. (107)

Baca juga :  Soal Kasus Covid-19 di Bali, Ini Pergerakannya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini