Warga Keluhkan Bangkai Boat di Dermaga Kedisan, Danau Batur

Kintamani, DenPost

Bangkai kapal boat di pinggir Dermaga Kedisan di Danau Batur, Kintamani, dikeluhkan masyarakat. Bangkai boat yang karam bertahun-tahun ini menyulitkan kapal lain tatkala hendak bersandar.

Pantauan DenPost pada Rabu (29/1) kapal boat bantuan Kementerian Pariwisata di  era Jero Wacik itu kondisinya rusak. Bagian lambung kapal hingga geladak telah tenggelam, dan hanya menyisakan bagian atas. Bangkai kapal itu juga kerap menyulitkan kapal boat lain saat hendak bersandar. Seperti yang dialami kapal boat milik Polair Polres Bangli ketika hendak bersandar usai memantau kondisi perubahan warna air Danau Batur.Kasatpolair Polres Bangli AKP I Dewa Made Rencana pun tidak memungkiri jika keberadaan bangkai kapal boat itu cukup mengganggu. Hal serupa juga diungkapkan warga sekitar I Ketut Wania. Pria yang juga Ketua Asosiasi Pelaku Perikanan (APP) Bangli itu mengaku sempat mengusulkan agar bangkai kapal tersebut diangkat saja dari dermaga. Selain merusak pemandangan, juga mengganggu aktivitas kapal yang hendak bersandar. Wania mengatakan, sejak berada di Dermaga Kedisan, kapal boat itu sempat beroperasi, khususnya mengangkut tamu-tamu tertentu. Namun tak berselang lama, kapal itu mulai ditinggalkan. “Hanya beberapa tahun saja kapal itu beroperasi,” ucapnya.

Baca juga :  Pohon Perindang Tumbang, Lalin Bangli-Gianyar Sempat Macet

Pria asal Seked, Desa Batur itu kembali berharap agar pihak dinas terkait segera menindaklanjuti harapan dari masyarakat. Pasalnya tempat bersandar di Dermaga Kedisan cenderung terbatas. Terlebih kondisi dermaga saat ini hanya 50 persen saja yang tergolong layak dimanfaatkan. (128)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini