Seorang Warga di Bangli Bangun Palinggih Isi Kloset

Seorang Warga di Bangli Bangun Palinggih Isi Kloset
JADI SATU - Kloset jongkok yang letaknya menjadi satu dengan areal tempat suci, palinggih padmasana dengan pangangge putih-kuning, di salah satu tempat di Bangli. DenPost/antarini

Bangli, DenPost

Keanehan ditemukan di salah satu rumah warga di Kelurahan Kawan, Bangli. Di rumah itu ada kloset jongkok yang letaknya menjadi satu dengan areal tempat suci. Kloset tersebut ditempatkan berdampingan dengan  palinggih padmasana dengan pangangge putih-kuning.

 

Terungkapnya hal ini menyusul warga lain yang melaporkan secara tertulis ke Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bangli, awal Januari 2020. Tak hanya di Kawan, kloset dengan palinggih itu juga ditemukan di Kintamani yakni di Desa Bantang dan Satra. “Ya benar kami terima laporan dari warga. Intinya yang bersangkutan tersinggung dan resah, merasa ada pelecehan karena melihat bangunan yang disucikan berisi kloset. Itu  dianggap sebagai tempat kotor,”kata Ketua PHDI Bangli, I Nyoman Sukra yang dikonfirmasi DenPost, Jumat (31/1).

 

Baca juga :  Diduga Alami Gangguan Psikis, Seorang Wanita Ditemukan Mengambang

Dari penelusuran itu, PHDI melakukan penelusuran ke bawah bersama Tim Pakem ( Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat). “Begitu ada laporan, tak serta merta kami bertindak ke bawah. Kami harus melakukan kajian dulu, ada tupoksinya bersama Tim Pakem, tak bisa bertindak sendiri. Kami sudah lakukan dua kali pertemuan,” tegasnya.

 

Singkat waktu, laporan itu kemudian ditindaklanjuti Tim Pakem. Secara berjenjang dilakukan pendataan ke bawah, melakukan pendekatan, selanjutnya pembinaan. Setelah melalui proses itu, kloset itu dibongkar oleh si pemilik dan menggantinya dengan tempat lain yang memang sesuai misalnya kendi dan sejenisnya. “Mengenai identitasnya, tidak kami sebutkan supaya tak jadi polemik,”ucap Sukra.

Baca juga :  Pohon Taep Tumbang Timpa Empat Villa

 

Untuk pendataan di tempat lain, menurut Sukra, akan dilakukan secara bertahap. Menurut informasi, di tempat lain di Bangli juga ada beberapa hal serupa. “Di Susut dan Kintamani, beberapa kabarnya juga ada. Kami akan data secara menyeluruh,”lanjutnya.

 

Menurut Sukra, alasan si pemilik membangun kloset di samping palinggih suci lantaran demi cepat mendapat keberlimpahan rezeki, supaya cepat makmur. “Jadi mereka itu katanya dapat pawisik. Kloset itu dijadikan sebagai sumber rezeki. Kalau mau banyak rezeki maka buat kloset seperti itu. Alasannya demikian,”ungkapnya. (128)

Baca juga :  Seorang Pedagang di Sulahan Tewas Gantung Diri