Gasak HP dan Uang, Pengangguran Dibekuk

DenPost/ist CURI HP - I Made Nuriasa alias Nur (jongkok), tersangka kasus pencurian HP dan uang, sesaat setelah ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Selbar.

Tabanan, DenPost
I Made Nuriasa (27) alias Nur ditangkap dan dijebloskan ke ruang
tahanan Polsek Selbar, Tabanan. Pasalnya, pengangguran yang beralamat di Banjar
Dinas Margatelu, Desa Angkah, Selbar, ini diduga terlibat dalam kasus
pencurian HP dan uang.
Nur mengaku melakukan perbuatan itu karena desakan ekonomi. Sasaran
aksinya adalah HP dan uang tunai Rp75 ribu milik I Ketut Karnawa (47)
alias Bekek, di sebuah pondok di Margatelu, Rabu (22/1/2020).
“HP (curian) itu saya jual ke konter HP di Pupuan. Uang hasil
penjualannya sudah habis untuk makan,” ucap Nur, Jumat (31/1/2020).
Sedangkan korban yang beralamat di Banjar Durentaluh, Desa Belimbing,
Kecamatan Pupuan, sebelumnya melapor ke Polsek Selbar, karena
kehilangan HP merk Vivo Y12. “Setelah ada
laporan masuk, saya perintahkan kanitreskrim ke TKP untuk melakukan
penyelidikan,” ujar Kapolsek Selbar AKP I Wayan Sugita.
Penyelidikan membuahkan hasil. Dari keterangan saksi-saksi, pencurinya
mengarah ke tersangka Nur, dan hal itu diakui Nur. Namun dia mengatakan bahwa HP curian itu sudah dijual di konter HP di Pupuan.
Pemilik konter HP di Pupuan yang ditunjukkan Nur, mengaku
memang telah membeli HP tersebut dari tersangka. Namun dia
mengaku tak tahu jika barang itu adalah HP curian. “Berkat kerja sama
dengan Polsek Pupuan, barang bukti HP dimaksud dapat kami temukan, sehingga kami sita,” tegas Sugita.
Selain menangkap Nur, Polsek Selbar juga menyita sejumlah barang bukti
terkait antara lain HP, charger HP merk Vivo warna putih, satu kotak HP warna putih berisi tulisan Vivo Y12 5000mAh, dan satu sepeda motor Suzuki
Spin nopol DK 5426 HP warna merah berikut STNK, serta barang bukti
lain.
“Kasus ini masih dalam pengembangan. Tersangka kami
tahan, guna proses hukum lebih lanjut,” jelas Sugita. (121)

Baca juga :  Truk Fuso Terguling di Jalur Tengkorak