Senderan Jebol, Pengempon Pura Bukit Mastapa Datangkan Alat Berat

ALAT BERAT - Pengempon Pura Bukit Mastapa mendatangkan alat berat untuk membersihkan senderan yang jebol Sabtu (1/2/2020) pagi.

Semarapura, DenPost

Hujan deras yang mengguyur Klungkung, Kamis (30/1) menyebabkan senderan Pura Bukit Mastapa di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, ambrol sepanjang 20 meter. Untuk mengantisipasi kerusakan semakin meluas dan membersihkan puing-puing senderan yang jebol, pengempon pura mendatangkan alat berat pada Sabtu (1/2/2020). Bangunan saka nem di pura itu rawan jebol karena dasarnya ikut tergerus senderan jebol.

Pantauan di lapangan, alat berat mulai membersihkan sisa-sisa senderan jebol sekitar pukul 09.00. Pembersihan menggunakan alat berat ini, tidak hanya disaksikan pengempon pura, namun juga Perbekel Gunaksa Ketut Budiarta, Kapolsek Dawan AKP I Putu Raka Wiratma, dan petugas BPBD Klungkung.

Baca juga :  Sampah "Kepung" Pantai Watu Klotok

Perbekel  I Ketut Budiarta menjelaskan bahwa senderan Pura Bukit Mastapa yang jebol berketinggian sekitar 4 meter dan panjang sekitar 20 meter. Senderan tersebut jebol lantaran diterjang aliran air hujan dari sisi selatan pura. Sebelum jebol, terjadi retakan di atas halaman jaba pura. Belum lagi  kondisi pembuangan air cukup kecil dan tersumbat sampah sehingga air masuk ke celah retakan tersebut. Akibatnya, tembok penyengker roboh. “Jebolnya senderan diperkirakan terjadi  pada Kamis sekitar pukul 17.00, namun baru diketahui Jumat siang,” ujarnya.

Selain mendatangkan alat berat, pengempon Pura Bukit Mastapa melakukan gotong royong untuk membangun senderan agar bangunan sake nem tidak ikut amblas. Akibat musibah tersebut, pengempon pura diperkirakan mengalami kerugian Rp200 juta sampai Rp300 juta. (119)

Baca juga :  Nusa Penida Zona Hijau, Suwirta Minta Masyarakat Tidak Lengah