Lahan BLK Telantar, Warga Usulkan Ini

Dauh Puri, DenPost

Telantarnya lahan Balai Latihan Kerja (BLK) di kawasan Banjar Margaya, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, sangat disayangkan warga . Bahkan, masyarakat setempat khawatir jika lahan tersebut disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Berkenaan dengan hal itu, warga Pemecutan Kelod yang juga Ketua Komisi IV, Drs. I Wayan Duaja, mendorong agar lahan milik provinsi itu bisa segera dimanfaatkan.

 

 

‘’Sudah lama lahan itu tidak dimanfaatkan. Kami mendorong agar Bagian Aset Pemkot Denpasar memohon lahan tersebut, agar bisa dimanfaatkan untuk fasilitas publik,’’ kata Duaja, Minggu (2/2).

Baca juga :  Musim Hujan, Dinas LHK Rompes Pohon Perindang

 

 

Ketika ditanya soal pemanfaatan lahan itu, Duaja mengatakan, bisa saja untuk lokasi Sekolah Menangah Pertama (SMP) atau bisa untuk fasilitas kesehatan berupa Puskesmas. Lahannya cukup luas, sehingga untuk lokasi SMPN 16 sangat cocok. Terlebih dengan system zonasi sekarang ini, wilayah Pemecutan Kelod masuk zonasi di SMPN 13 yang berlokasi di Padangsambian Kelod.

 

 

‘’Melihat jaraknya zonasi di SMPN 13 relatif jauh, sehingga Pemecutan Kelod mendesak dibangun SMP Negeri. Karena sekarang masih fokus pembangunan SMPN 14, dan selanjutnya SMPN 15 di Sidakarya, maka lahan BLK ini bisa untuk SMPN 16. Tentunya yang mendesak adalh memohon lahan tersebut ke Pemprov Bali,’’ paparnya.

Baca juga :  Sebulan Lebih Diburu, Pencuri HP Dibekuk di Tempat Kerja

 

Selain itu, lanjut Duaja, lahan tersebut juga representatif untuk pembangunan Puskesmas. Karena dari segi persyaratan minimal 90 are, katanya, sudah memenuhi. Terlebih di wilayah Pemecutan Kelod, masih perlu fasilitas kesehatan. ‘’Intinya harus ada kemauan untuk memohon dulu. Karena pemanfaatannya untuk kepentingan masyarakat banyak, kami yakin bisa disetujui,’’ ujarnya. (kar)