Plafon Ruang Belajar SDN 2 Ped Jebol, Siswa Kebanjiran Saat Belajar

0
34
CEK PLAFON - Camat Nusa Penida Komang Widiasa Putra, Jumat (31/1) lalu, mengecek kondisi plafon di ruang belajar SDN 2 Ped, Nusa Penida, yang jebol. DenPost/ist

Semarapura, DenPost

Kondisi sarana-prasarana pendidikan di Nusa Penida, Klungkung, tak baik. Hal ini terlihat di SDN 2 Ped. Beberapa plafon di ruang kelas sekolah setempat jebol. Bahkan atapnya bocor di beberapa titik, sehingga ruang kelas kebanjiran saat musim hujan.

Para guru maupun siswa hingga kini waswas mengikuti proses belajar-mengajar. Penyebab kerusakan atap dan plafon di sekolah setempat  ukanlah dimakan usia, melainkan tertimpa dahan dan buah kepala. Jebolnya plafon ruang belajar di SDN 2 Ped ini mendapat perhatian Camat Nusa Penida Komang Widiasa Putra.

Mantan Kasubag Humas Pemkab Klungkung ini meninjau kondisi atap dan plafon di sekolah tersebut pada Jumat (31/1) lalu. Saat itu Komang Widiasa Putra kaget melihat empat ruang kelas SDN 2 Ped kebanjiran dan becek setelah hujan. Setelah ditelusuri, ternyata atap sekolah pecah ditimpa buah dan pohon kelapa kering.

Baca juga :  Cabuli Pasien, Dukun Abal-abal Dipolisikan

“Kondisinya memang memprihatinkan. Kondisi tersebut terjadi cukup lama,” ujar Komang Widiasa Putra ketika dimintai konfirmasi Minggu (2/2/2020).

Mengenai kondisi memprihatinkan itu, Komang Widiasa Putra mengatakan bahwa dia bakal melakukan pendekatan dengan pemilik lahan di sekitar sekolah. Hal itu karena pemilik lahan tidak mau membersihkan dahan atau buah kelapa yang kering. Buah maupun dahan yang kering jatuh itu akhirnya menimpa atap sekolah hingga bocor.  “Kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan. Di samping merusak fasilitas pendidikan, juga membuat tidak aman dan nyaman proses belajar-mengajar,” bebernya.

Baca juga :  BK DPD RI Usut Persoalan AWK ke Klungkung

Kadis Pendidikan Klungkung, Dewa Gede Darmawan tidak menampik kondisi atap dan plafon di SDN 2 Ped yang jebol ini. Pihaknya di Disdik telah menganggarkan dana sekitar Rp150 juta untuk merehab tiga ruang kelas sekolah setempat tahun ini juga.

“Informasi yang saya terima, rusaknya sejak dua tahun. Awalnya rusak ringan dan bisa diperbaiki pihak sekolah. Lantaran rusaknya bertambah berat, maka pihak sekolah kami minta mengajukan proposal rehab,” tegasnya.

Baca juga :  Lewati Masa Isolasi Mandiri di Rumah, Enam PMI Mengarah Positif Covid 19

Menurut Dewa Darmawan, sampai kini proses belajar-mengajar di SDN 2 Ped berjalan lancar. Kalaupun terjadi hujan dan kebocoran di ruang kelas, pihaknya minta pihak sekolah agar menyediakan tempat belajar seperti memanfaatkan perpustakaan atau UKS. “Memang ada kekhawatiran para guru dan siswa mengenai kondisi tersebut. Makanya kami sarankan pihak sekolah menggunakan ruang lain dulu untuk menghindari sesuatu,” tandas Dewa Darmawan. (119)