Diringkus, Otak Pembalakan di Desa Pangkungparuk, Buleleng

0
6
PERIKSA BB - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf. Muhhamad Windra Lisrianto, memeriksa barang bukti (BB) kayu hasil pembalakan di Pangkungparuk, Buleleng, belum lama ini. DenPost/robin

Singaraja, DenPost

Ketut Widiasa alias Widia yang sebelumnya dilaporkan sebagai otak pembalakan (penebangan kayu ilegal) di kawasan hutan Desa Pangkungparuk, Seririt, Buleleng, berhasil diringkus tim gabungan TNI – Polri Buleleng.

Menurut informasi, Minggu (2/2/2020), Widia dan anaknya, Gembul, berhasil diringkus di Belatungan, Tabanan, pada hari Sabtu (1/2/2020) pukul 23.40. Sebelumnya, kaki-tangan Widia juga diamankan polisi. Namun belum ada keterangan resmi dari jajaran Humas Polres Buleleng terkait penangkapan ini.

Baca juga :  Buleleng Belum Terapkan Masa New Normal

Seperti diberitakan, Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf. Muhhamad Windra Lisrianto, bersama warga Desa Pangkungaruk, Kecamatan Seririt, menyergap pembalakan liar di kawasan hutan setempat. Sebanyak 23 gelondong kayu jenis sonokeling berhasil diamankan sebagai barang bukti. Dandim Buleleng sebelumnya menerima informasi dari masyarakat setempat bahwa ada pembabatan hutan di Desa Pangkungparuk, Seririt. Setelah memastikan lokasi penebangan pohon ilegal itu, Dandim beserta jajarannya melakukan pencarian ke lokasi, dengan dibantu beberapa warga dan aparat desa setempat, pada Senin (27/1/2020) malam sekitar pukul 21.30. (118)

Baca juga :  Penderita Covid-19 Meninggal, Seorang Warga Berstatus ODP