Kisruh Jaspel, Ombusman RI Datangi RSD Mangusada

0
5
Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung yang kini mengalami kisruh pemotongan jasa pelayanan di rumah sakit tersebut.

Mangupura,DenPost

Sepertinya masalah pemotongan Jasa Pelayanan (Jaspel) pegawai di RSD Mangusada terus berbuntut panjang. Bahkan kini  Ombudsman RI Perwakilan Bali  dan  lembaga DPRD Badung juga ikut  memelototi kisruh tersebut dengan datang ke RSD Mangusada untuk meminta penjelasan mengenai kisruh Jaspel tersebut.

Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab , Senin (3/2) mengakui pihaknya mengetahui kisruh dugaan pungutan jaspel sudah ramai di media. Namun sesuai dengan prosedur pihaknya ingin mengetahui lebih detail terkiat permasalahan tersebut. “Apakah itu sudah disepakati bersama atau lainnya. kita ingin tahu bahwa tidak ada yang melakukan maladministrasi. Karena ini menyangkut uang, kita khawatir ada pungutan liar yang dilindungi atau dibungkus dengan aturan. Jangan sampai itu,” ujaranya Umar saat ditemui di RSD Mangusada.

Baca juga :  Cegah Covid-19 Mewabah DPRD Bali, Lakukan Ini di Sading

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata mengakui telah menyampaikan beberapa pandangan, bagaimana RSD tersebut melakukan pelayanan lebih maksimal. Terkait ada dugaan pungutan Jaspel ia mengakui itu baru dugaan karena belum tentu itu benar. “Tapi dalam hal ini kami sebagai Ketua DPRD ingin melakukan sesuatu lebih konkrit , kita ingini RSD Mangusada ini mampu memberikan pelayanan maksimal,”ungkapnya.

Sementara Direktur Utama RSD Mangusada, dr. Ketut Japa mengakui, hasil dari pertemuan dengan Ketua DPRD Badung mau pun Omdudsman tentu mereka ingin mengetaui situasi yang ada di rumah sakit. Pihaknya menyampaikan apa  yang terjadi. Karena masalah Jaspel tersebut telah dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. “Kami sudah bekerja sesuai aturan. Saran dari Bapak Ketua DPRD Badung kalau ada yang kurang baik, luruskan hari ini.  Artinya apa yang mungkin di internal kurang bagus luruskan,” terangnya. (115)

Baca juga :  2020, Disparda Badung Promosi di Lima Negara