Penganut Bija Kuning di Depaha Ganti Kloset dengan Kendi

0
41
TUNJUKKAN PELINGGIH - Luh Sriartini, warga Dusun Pengubugan, Desa Depeha, Buleleng, menunjukkan pelinggih surya di depan rumahnya yang kini diisi kendi. Sebelumnya di sana ada kloset.

PENGANUT keyakinan Bija Kuning ternyata  juga ada di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Namun keyakinan yang berpusat di Padangbai, Karangasem, itu yang awalnya memasang kloset (jamban) bersanding dengan pelinggih surya, kini mengganti dengan kendi.

Seperti pelinggih milik Nyoman Sudibia yang menganut aliran ini di Dusun Dangin Pura, Desa Depeha, Kubutambahan, kini tidak ditemukan kloset di samping pelinggih seperti menghebohkan warga di Bangli. Kloset dibongkar dan diganti dengan kendi yang difungsikan sebagai tempat menaruh air. Namun sayang, Sudibia sang pemilik rumah, tak dapat dimintai konfirmasi lantaran rumahnya kosong.

Informasi yang dihimpun, di Desa Depeha, puluhan warga bergabung sebagai penganut keyakinan Bija Kuning. Salah satu yang berhasil ditemui wartawan adalah rumah Luh Sriartini (48) di Dusun Pengubugan, Desa Depeha. Wanita yang kesehariannya pedagang ini  mengaku sudah 20 tahun ngiringang pemargi (menjalankan kepercayaan) tersebut. Dia bahkan tak menampik jika pelinggih surya di depan rumahnya sempat bersanding dengan kloset.

Baca juga :  Cegah Klaster Baru, Rumah Sakit Perketat Aturan Besuk Pasien

Namun sejak lima tahun lalu, kloset duduk tersebut dibongkar dan diganti dengan kendi. “Sampun gentosin (diganti). Sudah pakai banten pengulapan pengambean. Tidak asal bongkar,” jawabnya, Selasa (4/2/2020) siang. (robin)