Babi Mati Bertambah, Peternak di Tabanan Waswas

0
8
WASWAS - Banyak babi mati di Kabupaten Tabanan kian membuat peternak waswas. Bahkan ada yang putus asa dan terpaksa menjual ternak babinya dengan perhitungan daripada merugi. DenPost/ist

Tabanan, DenPost
Babi mati yang terus bertambah di Tabanan kian membuat peternak waswas. Bahkan ada yang putus asa dan terpaksa menjual babi dengan perhitungan daripada merugi.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian Tabanan, I Wayan Suamba, Rabu (5/2/2020) mengatakan bahw pihaknya masih menunggu hasil uji
sampel dari Veteriner Medan terkait ratusan ekor babi yang mati di
beberapa tempat itu. “Saya juga belum tahu kapan hasil uji sampel itu
keluar, sebab sampai saat ini belum ada kabar tersebut ke saya,”
ucapnya.
Dari sepuluh kecamatan di Tabanan, tiga wilayah kecamatan di antaranya belum terpapar virus ASF yang diduga mengakibatkan banyak babi mati mendadak. Ketiganya adalah Kecamatan Pupuan, Baturiti, dan Selemadeg. Sementara yang terbanyak laporan tentang babi mati di beberapa desa di Kecamatan Marga.
Di tempat terpisah, mengenai kabar yang menyebutkan sejumlah babi mati
yang dibuang di Bendungan Telaga Tunjung juga sempat meresahkan warga
di sekitar tempat itu. “Untuk sampai hari ini, belum ada lagi laporan
terkait pembuangan babi mati di bendungan tersebut. Memang pernah
terjadi seperti itu, namun kejadiannya seminggu lalu, dan
sudah dibersihkan. Babi yang mati pun sudah dikubur,” ujar Camat
Kerambitan, Darma Ariantha.
Diakuinya bahwa waktu itu ada warga yang sempat menemukan enam bangkai babi mengapung di Bendungan Telaga Tunjung. Diperkirakan ada
warga dari hulu sungai yang senngaja membuang bangkai babi, hingga
bermuara.di bendungan tersebut.
“Kami sudah melakukan rapat bersama perbekel (Timpag), dan menyampaikan imbauan dan sosialisasi,  bila ada babi yang mati,
segera dikubur. Tidak boleh dibuang ke bendungan atau sungai.
Selain itu, kami mengimbau peternak agar membersihkan kandang
babi, guna menghindari penyebaran virus,” tandas Darma Ariantha. (121)

Baca juga :  Soal Noto Rogo, Tak Ada Laporan Warga yang Dirugikan di Tabanan