Jaga Ketahanan dan Stabilitas Sistem Keuangan Bali Nusra, OJK Keluarkan Lima Kebijakan

0
8

Pecatu, DenPost

Acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Bali dan Nusa Tenggara 2020 digelar di Pecatu Hall ITDC, Nusa Dua, Badung, Jumat (7/2). Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dari Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

 

Wagub yang akrab disapa Cok Ace itu menyambut baik inovasi yang dilakukan OJK dalam membangun ekonomi Bali yang penyediaan website permodalan. Hal tersebut akan berdampak signifikan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bali. “Dengan hadirnya internet gratis di masing-masing desa. Tentunya website permodalan yang diluncurkan OJK mudah diakses masyarakat,” bebernya.

Baca juga :  Suiasa Terima Sumbangan dari Berbagai Unsur  

 

Menyambung keterangan Cok Ace, Wakil Ketua Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Ibu Nurhaida mengatakan, sektor jasa keuangan di Indonesia pada 2020 ini, akan diwarnai dengan downside risks atau risiko turun akibat perlambatan ekonomi global dan adanya perang dagang serta gejolak geopolitik di sejumlah kawasan.

 

“Perencanaan masa depan dalam sektor jasa keuangan periode 2020-2024, fokus pada lima area. Seperti penguatan ketahanan dan daya saing , akselerasi transformasi digital, percepatan pengembangan ekosistem sektor jasa keuangan, perluasan literasi keuangan integritas pasar serta lembaga jasa keuangan dan percepatan dan perluasan penerapan pengawasan berbasis teknologi,” ucap Nurhaida, seraya menambahkan jika acara itu juga dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya dan Dra Hj Wartiah M.Pd, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali. (124)

Baca juga :  Tingkatkan Kompetensi Lulusan, Ini yang Dilakukan Fakultas Pariwisata Unud