Korwil Noto Rogo Tabanan Diamankan Polisi

0
33

Polisi Amankan Korwil Noto Rogo di Tabanan

Tabanan, DenPost
Polsek Selemadeg mengamankan Nengah Arsana Putra yang disebut-sebut sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Tabanan suatu kelompok yang
menjalankan program Noto Rogo. Polisi menemukan dia saat duduk-duduk di sekitar areal Parkir Soka Indah, sekitar pukul
11.30.

Selanjutnya, sang korwil Noto Rogo itu digiring ke Polsek Selemadeg.
Dari Polsek Selemadeg, kata Kapolsek Selemadeg Kompol I Made Budi Astawa, sang korwil dijemput anggota Satreskrim Polres Tabanan. “Untuk penanganan selanjutnya diambil alih Polres Tabanan,” bebernya.

Baca juga :  Terseret Arus Tukad Yeh Ho, Anggota Koramil Kerambitan Hilang

Mengeai  hal itu, Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo didampingi Kasatreskrim AKP I Made Prama, membenarkan bahwa untuk sementara ini
pihaknya mengamankan sang korwil Noto Rogo untuk dimintai keterangan. “Istilahnya kami bukan melakukan penangkapan. Untuk saat ini belum mengarah ke suatu kasus. Yang bersangkutan (Arsana Putra) kami mintai keterangan. Artinya, kami masih mendalami masalah ini,” ungkapnya.

Prama menambahkan, setelah berita Noto Rogo mencuat di media, polisi mendalami hal tersebut. Pihaknya berupaya mengundang Arsana Putra yang disebut-sebut sebagai korwil di Tabanan,
namun dia tak kunjung datang. “Kami belum bisa
mengatakan ini jenis kasus apa, karena kami masih melakukan pendalaman. Bila ada perkembangan lebih lanjut, kami akan informasikan ke rekan media melalui humas,” tandasnya.

Baca juga :  Terlibat Kasus PEN, Tujuh Tersangka ASN Diberhentikan Sementara

Berita yang beredar menyebutkan bahwa kelompok yang menjalankan program Noto Rogo atau menata diri itu, untuk di Tabanan di bawah
Arsana Putra selaku korwil. Ada puluhan orang yang ikut kelompok ini.

Untuk bisa bergabungi, katanya, setiap anggota
menyetor fotokopi KTP dan uang tunai Rp1 juta, dan dijanjikan akan menerima Rp1 miliar secara bertahap, dengan waktu yang tidak ditentukan. Kelompok ini pun pernah melakukan pertemuan di rumah salah satu warga di Banjar Sari, Desa Bajera, Selemadeg. (121)

Baca juga :  Badung Kembali Perpanjang Masa Belajar Siswa di Rumah