Cegah Banjir di Songan, Bupati Bangli Bakal Bangun Tanggul

GOTONG-ROYONG - Bupati Bangli Made Gianyar saat gotong-royong membersihkan lumpur pascabajir bandang di Songan, Kintamani, Minggu (9/2/2020).

Bangli, DenPost

Musibah banjir yang disertai lumpur tak hanya kali ini saja terjadi di Desa Songan, Kintamani, Bangli. Rupanya hampir tiap tahun beberapa desa di bawah (bawah kaki Gunung Batur) dan pinggir Danau Batur ini menjadi langganan banjir biasa bingga banjir bandang seperti yang terjadi pada Jumat (7/2/2020) siang. Hal ini kemudian menjadi perhatian pemerintah setempat, dimana Bupati Bangli I Made Gianyar berencana membuat tanggul di setiap desa terutama di desa yang rawan banjir.

Baca juga :  12 Zona Merah Covid-19 di Denpasar, Terbanyak di Wilayah Ini

“Banjir bandang ini akibat kiriman air hujan dari hulu yaitu dari Pinggan, Blandingan dan Penulisan. Hal ini menjadi masalah tahunan. Karena itu, kami perintahkan OPD terkait agar segera membuat studi kelayakan agar bisa dibuatkan DED. Jadi kami rancang di setiap desa ada tanggul,”kata pejabat asal Bunutin, Kintamani ini, di sela gotong-royong membersihkan lumpur pascabajir Bandang di Songan, Minggu (9/2/2020).

Gianyar menekankan, menjadi dilema di satu sisi masyarakat di bawah kesulitan air bersih jika musim panas, sehingga mengalami kekeringan. Namun begitu hujan deras datang, sungai-sungai di sekitarnya langsung meluap kemudian mengakibatkan banjir. Dengan kondisi itulah, menurutnya, pembuatan tanggul menjadi solusi saat ini. “Dengan adanya tunggul, saat terjadi musim panas, air yang ada di tanggul bisa digunakan untuk pertanian. Akan jadi subur, karena humus dari hutan akan tergerus. Jadi tanah yang datang adalah tanah subur. Hal inilah bisa dimanfaatkan petani di sini, terutama mereka yang bertani tanaman hortikultura,” tandasnya. (128)