Bobol ATM, Dua Warga Bulgaria Diciduk Polda Bali

0
14
DIBEKUK - Dua tersangka pembobol data nasabah lewat ATM, Teodor Stepanov Petrov dan Kamen Sevdalinov, pascadibekuk di salah satu mesin ATM di Jalan Sunset Road, Seminyak, Kuta.

 

Kereneng, DenPost

 

Penjahat berkedok wisatawan kian banyak saja datang ke Bali. Buktinya, Polda Bali kembali mengungkap kasus kejahatan skimming yakni membobol data nasabah bank lewat ATM yang dilakukan dua warga Bulgaria. Keduanya, Teodor Stepanov Petrov dan Kamen Sevdalinov, dibekuk di salah satu mesin ATM di Jalan Sunset Road, Seminyak, Kuta, pada Senin (10/2/2020) pukul 23.00.

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi warga yang mengatakan ada alat skiming berupa router lengkap dengan flasdisk dan kamera tersembunyi di mesin ATM di Jalan Sunset Road. “Anggota kami lantas melakukan pengintaian di lokasi itu siang dan malam,” bebernya, Selasa (11/2/2020).

Baca juga :  Diduga Depresi, Seorang PNS di Klungkung Tewas Gantung Diri

Pada Senin itu pukul 23.00, tersangka Teodor Stepanov Petrov datang dengan mengendarai sepeda motor bernopol DK 3292 GAS. Dia selanjutnya masuk bilik ATM. Di sana rupanya ada CCTV  yang telah terpasang. Begitu keluar, tersangka ditangkap polisi.

Saat diinterogasi, tersangka Teodor Stepanov Petrov mengaku beraksi bersama temanya, Kamen Sevdalinov. Polisi lantas bergerak mengamankan Sevdalinov di salah satu hotel di Jalan Persada II No.3, Kerobokan, Kuta Utara. “Mereka memasang alat skimming berupa router dilengkapi dengan flasdisk dan kamera tersembunyi untuk mengambil data para nasabah,” ungkap Andi Fairan.

Baca juga :  Cek Isu Gilimanuk Kecolongan, Begini Kata Bupati Artha

Dari tangan kedua tersangka, diamankan sejumlah barang bukti seperti laptop merk Accer, dua tas pinggang warna hitam, 28 kartu putih, satu kapi untuk mencongkel, paspor milik Kamen Sevdalinov, tas kecil warna biru dongker, uang tunai dalam bentuk rupiah senilai Rp116. 455.000, HP merk Samsung warna putih, uang tunai dalam bentuk Euro senilai 12.500, dua sepeda motor nopol DK 3292 GAS serta DK 2977 ACF. “Kedua tersangka masih kami periksa. Kami juga berkoordinasi dengan kejaksaan. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHP jucto UU ITE Pasal 46 Ayat 1 jo Pasal 30 Ayat 1 UU No.11 Tahun 2008,” tandas Andi Fairan. (wiadnyana)

Baca juga :  Belasan Warga Jimbaran Dipolisikan, Diduga Karena Ini