Walikota Denpasar Jelaskan Ranperda dengan Bahasa Bali

Walikota Denpasar Jelaskan Ranperda dengan Bahasa Bali

Dangri, DenPost

Sidang Paripurna ke-3 masa persidangan ke-1, Rabu (12/2/2020), berlangsung di ruang siding DPRD Kota Denpasar. Dalam sidang dibuka Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, SH., didampingi Wakil Ketua I, I Wayan Mariyana Wandhira dan Wakil Ketua II, Made Muliawan Arya, berlangsung dalam nuansa Bali. Pasalnya, saat sidang tersebut, Walikota Denpasar, diwakili Wakil Walikota, I GN Jaya Negara, SE., menyampaikan pidato pengantar atau penjelasan tiga ranperda dengan bahasa Bali.

Baca juga :  Langgar PPKM, Pengunjung Angkringan Dibubarkan

 

 

 

 

Ketiga raperda itu adalan tentang pembentukan kedudukan, tugas dan fungsi susunan organisasi dan tata kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar. Kedua, ranperda tentang pengarustamaan gender, dan ketiga, ranperda tentang pengangkatan dan pemberhentian kepala lingkungan.

 

 

 

 

Tak hanya walikota, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, saat menyampaikan pidato pembukaan menggunakan Bahasa Bali. Begitu juga, Sekretaris DPRD Kota Denpasar, Putu Darma Wiyasa, ketika membacakan surat-surat masuk berbahasa Bali. ‘’Karena siding dilaksanakan hari Rabu harus menggunakan Bahasa Bali. Ini mendukung Pergub Bali No. 80 tahun 2018, tentang penggunaan Bahasa Bali,’’ ungkap seorang pegawai. (karya)

Baca juga :  Jenazah WNA di Buagan Sempat Terbengkalai