Pembangunan Pelabuhan Sanur Segera Terealisasi

0
11

Dangri, DenPost

Dengan diserahkannya persertifikatan tanah seluas 60 are kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, maka rencana pembangunan pelabuhan di Sanur akan segera terealisasi. Di mana, saat ini sudah dalam proses penyusunan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal). Menyikapi hal itu, masyarakat Sanur berharap, selain memberikan kontribusi, pelabuhan tersebut nantinya bukan untuk kapal-kapal besar.

 

 

 

 

‘’Masyarakat ingin nantinya pelabuhan itu hanya untuk kapal boat yang sudah beroperasi saat ini. Jangan nantinya diizinkan kapal besar, karena justru akan mematikan armada yang sudah ada saat ini,’’ kata pemuka masyarakat Sanur Kaja, IB Ketut Kiana, SH., Rabu (12/2).

Baca juga :  Wisatawan Tiongkok Batalkan Kunjungan ke Bali, Begini Prediksi Kadisparda

 

 

 

Kiana yang juga anggota DPRD Kota Denpasar itu mengatakan, dalam prosesnya ada salah satu persyaratan yang harus dipenuhi. Di mana, pemerintah pusat baru bisa mengibahkan palebuhan itu, kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/ kota, bukan ke desa adat. Hal ini direspon desa adat, dengan memberikan tanah itu disertifikatkan atas nama Pemerintah Kota Denpasar.

 

 

 

 

Lalu pertanyaannya di mana posisi desa adat, karena secara hukum tanah itu milik Pemerintah Kota Denpasar? Terhadap hal itu, Kiana mengatakan, mungkin nanti setelah pelabuhan itu jalan. Karena setiap pembangunan atau proyek yang dibangun di suatu wilayah, pasti akan berdampak positif. ‘’Masyarakat atau pemerintah setempat, baik dinas maupun adat, pasti akan merasakan dampaknya. Terutama terhadap perekonomian masyarakat sekitarnya,’’ ujar Kiana (karya)

Baca juga :  Tewas Sesak Nafas, Jenazah Pria Paruh Baya Dievakuasi Petugas Berpakaian APD