Mabuk, Pemuda Gerayangi Anak Bawah Umur

0
29
ilustrasi

Singaraja, DenPost

Seorang pemuda RK (23) dari Desa Sangsit, Kecamatan Sawan nekat menggerayangi seorang anak yang masih di bawah umur lantaran diduga mabuk. Dia pun diadukan ke polisi karena diduga melakuan percobaan pencabulan.

RK dipergoki masuk ke kamar korban dan menggerayangi korban yang sedang tertidur. Peristiwa itu  terjadi pada Sabtu (8/2) lalu sekitar pukul 00.30 dini hari. Saat pelaku akan masuk ke kamar korban, dia melangkahi orangtua korban yang tidur di ruang tamu.

Baca juga :  Di Buleleng, 17 Kasus Baru Covid-19

Setelah masuk ke dalam kamar korban pelaku meraba bagian intim korban. Korban pun terkejut dan terbangun mengetahui ada tamu tidak diundang. Korban kemudian memanggil ibunya yang sedang tidur di luar. Namun teriakan itu tidak dihiraukan oleh orangtuanya dan malah menyuruh korban kembali tidur. Merasa terancam, korban kembali memanggil orangtuanya. Saat panggilan kedua tersebut, pelaku langsung kabur meloncati lima orang anggota keluarga korban yang tidur di ruang tamu.

Baca juga :  Bertambah, PDP di Buleleng Jadi Tiga Orang

Ibu korban yang sempat memergoki RK kabur sempat berupaya melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil kabur.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Jumat (14/2) membenarkan kejadian tersebut. Saat ini kasus dugaan pencabulan itu sedang ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng. Terduga pelaku sejauh ini masih berstatus saksi yang wajib lapor. “Sebelum kami menaikan status yang bersangkutan harus ada tiga bukti yang kuat seperti saksi korban, saksi fakta dan saksi petunjuk. Kami fokus mencari bukti lain dulu untuk memperkuat dugaan kasus ini,” tegasnya. (118)

Baca juga :  Terkait Kasus Ngaben di Sudaji, Tim Hukum Layangkan Permohonan SP3

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini