Disbud Akui Pemerintah Kesulitan Soal Ini

0
7

Sumerta, DenPost

Kepala Seksi Inventaris dan Pemeliharaan Dokumentasi Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Made Mahesa Yuma Putra, mengakui bahwa keberadaan pranatacara, atau yang dikenal Master of Ceremony (MC) berbahasa Bali masih minim. Ini juga diakuinya kerap menjadi kesulitan bagi pemerintah. Ini diungkapnya dalam workshop serangkaian peringatan Bulan Bahasa Bali 2020, Minggu (16/2) di areal Angsoka, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar.

“Untuk kegiatan di instansi pemerintahan yang mengharuskan berbahasa Bali, kami juga cukup sulit mencari MC. Padahal melalui Pergub No. 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Satra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali itu, Bapak Gubernur menginginkan penggunaan bahasa Bali bisa lebih meluas,” ucap Mahesa. Kriyaloka ini menghadirkan dua narasumber yakni Ida Ayu Frischa Mahayani dan Tjokorda Istri Priti Mahendradevi.

Baca juga :  Ini Empat Indikator Mengenal Kondisi Kesehatan Jantung

Ida Ayu Frischa Mahayani menyebutkan, pembawa acara yang profesional, harus siap dalam berbagai jenis acara yang dibawakan, baik itu acara formal, nonformal, maupun kombinasi keduanya. “Proses latihan atau gladi sebelum membawakan acara juga penting untuk kesuksesan dan kelancaran acara,” ujar reporter sekaligus redaktur berita berbahasa Bali di LPP RRI Denpasar ini.

Sedangkan bagi Tjokorda Istri Mahendradevi, kunci sukses menjadi MC berbahasa apapun itu adalah adanya koordinasi dan konfirmasi, sehingga tidak sampai ada kesalahan atau kekeliruan dalam penyebutan nama dan jabatan tokoh-tokoh penting yang hadir sebagai undangan.

Baca juga :  Penuhi Panggilan Polda Bali, Ini Kata Jerinx SID

“Untuk bisa sukses menjadi MC, kita harus punya pengalaman dan pengetahuan, punya imajinasi, juga rasa humor. MC perlu menyelipkan kata-kata lucu agar acara yang dibawakan itu tidak membosankan. Selanjutnya pembawa acara juga harus menunjukkan antusiasmenya supaya acara yang dibawakan itu lebih hidup,” ujar reporter dan presenter LPP TVRI Denpasar ini. (wir)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini