Warga Dusun Kawanan Blokir Jalan, Ini Tuntutan Mereka

0
17
HALAU TRUK - Warga Dusun Kawanan saat berjaga di sekitar portal untuk menghalau truk yang datang membawa pakan ternak ke peternakan PT ABS, di Dusun Kawanan, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan Minggu (16/2).

Singaraja, DenPost

Warga Banjar Dinas Kawanan, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng memblokir jalan menuju usaha peternakan babi, PT Anugerah Bersama Sukses (ABS), Minggu (16/2). Belasan warga memasang portal menggunakan bambu, sekitar 150 meter sebelah timur peternakan PT ABS. Warga juga membentangkan spanduk bertuliskan “Anda Tiba di Area Sengketa Lingkungan Hidup”.

Sejumlah warga dengan berpakaian adat madya pun berjaga-jaga di lokasi. Mereka mendirikan tenda sebagai pos pemantauan untuk menghalau truk yang akan membawa pakan babi ke peternakan.

Kapolsek Kubutambahan, AKP Made Mustiada, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan negosiasi dengan warga didampingi Perbekel Bila, Ketut Citarja Yudiarta.

Koordinator aksi, Putu Padma, menjelaskan, sebanyak 17 KK terdampak atas keberadaan peternakan babi PT ABS. Belasan KK tersebut memang lokasinya berada di sekitar kandang. Warga merasa keberatan dengan bau tak sedap, suara bising hingga lalat sebagai akibat dari keberadaan peternakan tersebut.

Baca juga :  Nelayan Temukan 13 Peluru Aktif di Pantai Penimbangan

“Kami memasang portal ini bukan mengganggu kepentingan umum. Tujuan kami khusus menghambat PT ABS dengan harapan Kelian Adat dan Perbekel bisa turun, sehingga pak mekel dan kelian adat bisa mencabut rekomendasi yang telah diberikan kepada perusahaan itu dulu untuk mengurus perizinan,” ujar Padma.

Pihaknya bersama belasan KK mengaku sangat terganggu dengan keberadaan PT ABS, sehingga dengan dicabutnya rekomendasi yang telah diterbitkan oleh kelian adat dan perbekel, maka secara otomatis izin yang telah diurus tersebut bisa digagalkan.

“Memang dulu sekitar tahun 2015 saat dibangun perusahaan ini sempat sosialisasi kepada kami. Dari awal membangun kami sudah komplin, lahannya berdebu. Bahkan kami mau diberikan dana tali kasih Rp 1 juta, tapi kami tolak,” imbuhnya.

Baca juga :  Pengelola Hiburan Malam Ditegaskan Perhatikan Prokes

Padma menambahkan, perusahaan yang telah beroperasi sejak tahun 2017 ini sempat mengaku hanya akan memeliharan sekitar 50 ekor babi. Namun, dalam perjalanannya, investor dari perusahaan ini justru memelihara babi hingga ribuan ekor.

Selama ini pihaknya mewakili warga terdampak sempat bernegosiasi dengan pihak ABS. Pihaknya meminta agar perusahaan bisa memberikan kompensasi kepada warga Rp 400 juta selama 5 tahun.

“Hitung-hitungannya, misalnya kami mengalihkan dana per bulan untuk bayar BPJS kelas 1 Rp 80 ribu, dikali untuk 17 KK. Kalau dihitung selama lima tahun bayar BPJS maka dapat angka Rp 400 juta. Tapi kami minta agar ABS membayar di depan kepada warga terdampak. Namun sampai kini pihak ABS tidak siap membayar sejumlah itu dan kamipun belum menerima sepeser pun uang dari pihak ABS,” bebernya.

Atas aksi blokade jalan tersebut, Perbekel Bila, Ketut Citarja Yudiarta, mengklaim telah bersurat kepada Polres Buleleng untuk dapat memediasi agar suasana tetap kondusif. Pasalnya jalan yang diblokade warganya tersebut berstatus jalan kabupaten yang digunakan masyarakat umum.

Baca juga :  Pandemi Covid-19, Urusan Pertanahan Tetap Jalan Lewat Aplikasi Ini

Dia tak menampik, sehari sebelum diblokade, kordinator aksi, Putu Padma sempat menghubungi dirinya melalui pesan WhatSapp (WA). Namun pihaknya mengimbau agar warga tidak melakukan blokade.

“Saya sudah imbau agar tidak diblokade, karena kan itu jalan umum. Saya sarankan kepada mereka, kalau memang masalahnya limbah, sebaiknya  kita kawal, bagaimana pengelolaan limbah agar mengikuti SOP, itulah yang kita komunikasikan sama-sama agar semua berjalan baik,” jawabnya.

Bagaimana dengan tuntutan warga untuk mencabut rekomendasinya? Citarja mengaku kapan saja dia  bisa. “Kalau memang harus, saya berkordinasi dengan Bupati, ya saya siap. Kapanpun mau,” tegasnya. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini