Ini Hasil Laboratorium Pasien Asal Demulih

0
11
PENERBANGAN TERAKHIR - Penerbangan terakhir dari Bandara Ngurah Rai ke Tiongkok pada Rabu (5/2/2020) pukul 00.00 WIB (01.00 Wita). DenPost/ist

Sanglah, DenPost

 

Hasil pemeriksaan seorang warga Desa, Demulih, Kabupaten Bangli yang sempat dirawat intensif di ruang Nusa Indah RSUP Sanglah, akhirnya dirilis. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengaku telah menerima hasil pemeriksan itu pada Jumat (21/2) pukul 22.09. “Hasil lab sudah keluar,” katanya melalui pesan singkat. Hasil tersebut menyebutkan bahwa warga asal Demulih itu negatif virus Corona, selanjutnya pasien dapat diizinkan untuk pulang.

Remaja pria berusia 14 tahun itu dirawat sejak Kamis (20/1) lalu. Selama diobservasi, kondisi pasien semakin sehat dan tetap dapat dibesuk orangtua maupun keluarga. Hasil itu sekaligus menguatkan fakta bahwa di Bali belum ditemukan orang dengan gejala sakit mengarah Corona. Suarjaya mengaku hasil tersebut sempat ia prediksi. Melihat ciri fisik dan keluhan pasien, menurutnya tidak mengarah Corona. “Ini hanya karena pasien sempat bepergian ke Singapura,” tuturnya.

Baca juga :  Rapid Test Reaktif, Sopir Truk Asal Selemadeg Dibawa ke RS Nyitdah

Menindaklanjuti hasil laboratorium ini, ia kembali mengingatkan agar pihak rumah sakit tidak buru-buru merujuk pasien hanya karena punya riwayat ke luar negeri. “Saya sudah ingatkan kepada rumah sakit Bangli, jangan cepat-cepat merujuklah, jadi bikin heboh saja,” ujar Suarjaya. Ia mengatakan dokter spesialis jangan terlalu pobia, rujukan ini menurutnya lebih kepada ketakutan dari petugas. Sebagai evaluasi, ia telah menegur secara langsung pihak RSUD Bangli.

Baca juga :  Giatkan Pariwisata, Pangdam IX/Udayana Dukung Rombongan Umrah The POS

Secara tertulis, Suarjaya mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran tentang kesiapsiagaan virus Corona. Artinya, kata dia, dengan melihat surat itu, rumah sakit harusnya sudah tahu langkah-langkah yang harus diikuti. “Surat itu dari Kepala Dinas Kesehatan kepada seluruh kepala rumah sakit di Bali. Kemarin sudah saya telepon direktur RSUD Bangli, agar menyampaikan kepada jajarannya agar jangan buru-buru rujuk pasien hanya pernah ke luar negeri,” ungkapnya.

Baca juga :  Di Denpasar, 17 Pasien Sembuh dan 16 Positif Covid-19

Khususnya kepada RSUD Bangli, Suarjaya mengatakan bahwa masih cukup mampu merawat pasien yang dirujuk ke RSUP Sanglah tersebut. Sebab selain telah menerima protap, rumah sakit tipe B itu juga memiliki dokter spesialis. “Seharusnya RSUD Bangli bisa merawat. Karena ada spesialis, rumah sakitnya tipe B, jadi sangat kompeten untuk merawat,” pungkasnya. Ia menambahkan, arahan ini juga diharapkan dapat diikuti oleh fasilitas kesehatan lainnya di Bali. (wir)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini