Polda Bali Ancam Tembak Pelaku Skimming

0
28

Kereneng, DenPost

 

Kasus kejahatan skimming (pencurian data nasabah bank) terus terjadi di Bali. Dua bulan terakhir Polda Bali mengungkap dua kasus skimming yang melibatkan dua warga Bulgaria, Metodi Angelov Nikolov (39) dan Tanki Naydenov Borisov (34). Serta dua warga Belgia, Teodor Stepanov Petrov dan Kamen Sevdalinov.

Meski sangat jarang warga lokal menjadi korban dalam kasus ini, namun jika terus dibiarkan dikhawatirkan akan memperburuk citra pariwisata Bali. Hal tersebut diungkapkan Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Andi Fairan. “Rata-rata korbannya warga asing. Makanya hampir tindak pernah kami menerima laporan kasus skimming dari masyarakat lokal,” katanya.

Baca juga :  Setahun Tak Erupsi, Gunung Agung akan Turun Status

Kombes Andi mengaku geram dengan para pelaku skimming yang memilih Bali sebagai sasaran aksi kejahatannya. “Kasus ini pelakunya orang asing dan sudah masuk dalam transnasional crime. Mengapa terus terjadi ? Mungkin mereka merasa hukuman yang dijatuhkan tidak memberikan efek jera,” katanya.

Terkait maraknya kasus serupa di Bali, Kombes Andi mengancam akan menindak tegas para pelaku skimming. Yakni dengan tindakan keras, terukur atau menembak para penjahat yang mencuri akses data nasabah bank di Bali. “Pasal yang menjerat mereka adalah UU ITE dan mungkin saja tidak memberikan efek jera,” bebernya. (124)

Baca juga :  Tiga Anak-anak di Denpasar Terpapar Covid-19 dari Ibunya

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini