Bangun Fasilitas Melasti Terbesar di Bali, Segini Dana yang Digunakan

0
31

Benoa, DenPost

 

Lahan seluas 1,2 hektar di kawasan Benoa resmi difungsikan sebagai fasilitas melasti krama Adat Pedungan, Denpasar Selatan. Fasilitas yang merupakan hasil kerjasama antara Desa Adat Pedungan dan PT. Pelindo III ini, diresmikan Gubenur Bali, I Wayan Koster serta diplaspas tiga sulinggih, Minggu (23/2).

Yang menarik, saat itu Koster menyebutkan bahwa prosesi tersebut merupakan sejarah baru bagi Bali. “Ini tempat melasti terbesar besar di Bali. Di tempat lain tidak ada. Biaya sekitar Rp10 miliar,” terang Koster di hadapan ribuan krama Adat Pedungan. Namun Koster mengaku belum puas. Guna memastikan umat tetap nyaman melakukan upacara agama, ia berharap Pelindo III segera melanjutkan pembangunan.

Baca juga :  Bali Masuki Era Baru, BP Jamsostek Belum Pasang Target Kepatuhan

“Masih kurang, ada fasilitas yang belum dibangun, tembok, wantilan dan penataan. Agar harmonis saat upacara dengan taman dan pelabuhan Benoa, sehingga jadi kawasan yang baik,” tegasnya. Menurut Koster, langkah Pelindo mendukung pembangunan fasiilitas melasti ini secara tidak langsung berkorelasi dengan visi Pemerintah Provinsi Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dengan begitu, tidak saja indah secara sekala, namun juga harmonis secara niskala. (wir)

Baca juga :  Jaga Inflasi, Stimulus Mesti Berkelanjutan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini