Dua Tahun, 8 Kasus Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur Terjadi di Badung

0
28
ilustrasi

Mangupura, DenPost

Mencuatnya kasus asusila yang menimpa pelajar di Kabupaten Badung membuta prihatin semua pihak. Tak hanya satu kasus, dalam dua bulan terakhir Unit PPA Satreskrim Polres Badung menangani tiga kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Dua di antara kasus tersebut pelakunya adalah oknum guru di tempat para korban pernah menempuh pendidikan.

 

Data yang DenPost himpun dari 2018 hingga 2020 peristiwa pencabulan dan persetubuhan yang ditangani Polres Badung tercatat ada delapan kasus. Lima kasus pada 2018 dan tiga kasus pada 2020. Yang teranyar pelakunya seorang oknum kepala sekolah (kepsek) berinisial S (43).  Lalu pada 20 Januari 2020 lalu, Polres Badung juga menangkap oknum guru olah raga berinisial AAKW (50) di Desa Sembung, Mengwi, Badung, yang melakukan tindak pindana pelecehan seksual terhadap dua anak didiknya. Tak sampai di sana, masih tahun 2020, petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat. Reskrim Polres Badung menangkap pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur, Fadli (57). Dia melecehkan bocah pria berusia 10 tahun. Aksi bejat tukang kebun tersebut dilakukan puluhan kali di perkebunan di wilayah Mengwi.

Baca juga :  Ke Bali Lewat Bandara, Boleh Tunjukkan Hasil Swab PCR Atau Rapid Antigen

 

Sedangkan data kasus serupa pada 2018 lalu, yang pertama terjadi pada 3 Mei 2018. Seorang pria berinisial mencabuli korban yang masih berusia 16 tahun. Selanjutnya pada 8 Mei 2018, kasus pemerkosaan dilaporkan seorang pelajar di salah satu SMA di Mengwi, Badung yang mengaku digagahi tersangka PS (50) seorang warga asal Kapal, Mengwi.

Kasus serupa juga dialami seorang siswi SMP. Korban yang tinggal di wilayah Kuta Utara, Badung tersebut disetubuhi oleh seorang pria asal Kupang, NTT, yang biasa dipanggil Missa (34). Peristiwa pemerkosaan tersebut terjadi pada 20 Mei 2018 lalu.

Baca juga :  Ngaku Disekap, Ternyata Perumal Rukesh Tak Mampu Bayar Sewa Vila

Lalu pada 21 Juni 2018 di salah satu kamar kos di wilayah Pererenan, Mengwi, Badung, remaja perempuan berusia 16 tahun diperkosa oleh temannya yakni Melkia alias Miki (23) asal Sumba Barat Daya, NTT. Tersangka berpura-pura mengantar korban mencari pekerjaan, namun ternyata korban dibawa ke kosnya lalu diperkosa.

Satu lagi, perkosaan juga dialami seorang pelajar asal Inggris. Korban diperkosa saat menuju hotel usai pesta bersama teman-temannya di Pantai Nelayan, Canggu, Kuta Utara pada 7 Oktober 2018 dini hari lalu. Pelakunya seorang pemuda asal Belu, NTT, berinisial OT (31). (124)

Baca juga :  Di Karangasem, Denda Prokes akan Jadi PAD

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini