Soal Warga Klungkung Minta Dijemput, Ini Tanggapan Kadisnaker

0
13

Renon, DenPost

Harapan I Ketut Januartika (28) agar dirinya segera dijemput Pemerintah Indonesia, hingga kini belum jelas. Pria asal Banjar Meranggen, Desa Tangkas, Klungkung yang bekerja di kapal Diamond Princess ini masih menjalani karantina di Yokohama, Jepang, tempat kapal berlabuh. Dia ingin cepat pulang karena takut terpapar virus Corona. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi, Ida Bagus Ngurah Arda, telah menerima informasi soal itu pada Senin (24/2) dari media.

Arda mengatakan, pihaknya telah berusaha berkomunikasi dengan lembaga otoritas yakni Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Bantuan Hukum yang berada di bawah Kementerian Luar Negeri, untuk mengetahui informasi. “Saya sedang konfirmasi ke Kemenlu, belum berhasil,” ujarnya. Ia memastikan bahwa masalah ini sudah ditangani oleh negara, dan upaya penyelamatan telah dilaksakan. Saat ini pihaknya berupaya memperbaharui informasi.

Baca juga :  Kadisbud Bali Jabat Rektor ISI Denpasar

Kata dia, selama ini belum ada pihak keluarga maupun perusahaan yang mengadu tentang pemulangan tenaga kerja di luar negeri. Sebelumnya, masyarakat Bali digegerkan selebaran yang berisikan nama-nama Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini terjebak di Jepang, lantaran penyebaran virus Corona yang kian meluas. Dimintai tanggapan, Arda mengatakan bahwa itu bukan data resmi dari Pemerintah dan menyebutkan Pemerintah belum ada merilis data yang beredar itu.

Baca juga :  Di Masa Pandemi, Kreativitas Seni Tak Pernah Mati

Namun dalam data itu, terdapat 78 nama yang 16 di antaranya berasal dari Bali. Nama I Ketut Januartika (28) ini tercantum dengan nomor identitas 449725/3437. “Yang jelas PWNI, Kemenlu saat ini sedang melakukan upaya evakuasi, sedang dikerjakan,” ujarnya. Arda mengatakan, pihaknya sempat menanyakan data WNI khususnya warga Bali yang masih berada di Jepang, namun tidak diizinkan oleh pihak PWNI. “Kan tidak bisa ngomong apa kita,” pungkasnya. (wir)

Baca juga :  Wagub Yakin Pariwisata Bangkit Begitu Kembali Dibuka

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini