Tim Monitoring Temukan Ormas Gunakan Alamat Palsu

0
8
MONITORING - Tim Monitoring ormas Pemkot Denpasar saat melakukan pemantauan alamat Ormas di Kota Denpasar.

Dauh Puri, DenPost

Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) di wilayah Kota Denpasar ternyata alamatnya tidak sesuai dengan saat awal melakukan pendaftaran. Banyak ormas yang menggunakan alamat paslu. Hal itu terungkap ketika Tim Monitoring Ormas yang dikoordinir Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, melakukan monitoring  ke lapangan.

Tim yang didukung unsur Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, Polresta Denpasar, Satpol PP dan OPD terkait lainnya, telah melakukan monitoring ke sejumlah alamat ormas. Terutama yang terdaftar di Kesbangpol Kota Denpasar sepanjang bulan Februari. Sayangnya alamat ormas kebanyakan tak sesuai.

Baca juga :  ODP Tembus 137 Orang, Pemkot Denpasar Tegaskan Ini

Kabid Ketahanan Ekonomi Sosbud dan Ormas, AA Gede Raka Wiadnyana, didampingi Kasubid Ormas,  IBG Andika Putra, mengatakan, monitoring ormas ini sesuai Permendagri No. 56 / 2017, tentang pengawasan organisasi masyarakat di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. ‘’Monitoring ormas sangat penting untuk menjaga keamanan di Kota Denpasar,’’ katanya, usai rapat evaluasi, Selasa (25/2).

Ditambahkannya, monitoring juga untuk menyosialisasikan bahwa ormas harus mengurus Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, meski telah Berbadan Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM.

Baca juga :  Awan Ini Picu Fenomena Halo Matahari

Saat ini jumlah yang telah terdaftar di Denpasar sebanyak 313 ormas. “Ormas-ormas yang telah terdaftar ini kami pantau ke lapangan. Namun, hasil dari pantauan sepanjang bulan Februari sebagian besar alamat ormas sudah berubah,” ujarnya. (105)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini