966 WNA Tingkok Ajukan Izin Tinggal Terpaksa di Bali

Antisipasi Virus Corona, Petugas Bandara Kenakan Alat Pelindung
GUNAKAN APD - Petugas Bandara Ngurah Rai mengenakan APD untuk memeriksa para penumpang pesawat guna mengantisipasi virus Corona masuk Bali, beberapa waktu lalu. DenPost/ist

Kereneng, DenPost

Ditutupnya penerbangan dari Bali ke Tiongkok sejak 5 Februari 2020 lalu, menyebabkan ribuan turis dari negara tirai bambu itu tak bisa pulang. Bahkan hingga saat ini, tercatat 966 WNA Tiongkok telah mengajukan permohonan izin tinggal terpaksa di Bali.

Menurut Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Bali, I Putu Surya Dharma, pemberian izin tinggal keadaan terpaksa bagi Warga Tiongkok dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. “Mereka terpaksa mengajukan izin tinggal lantaran penerbangan dari dan menuju Tiongkok masih belum dibuka,” ujarnya, Selasa (25/2).

Baca juga :  Jelang Galungan, Warga Lembongan Justru Hadapi Masalah Ini

Sementara di tempat terpisah, Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra, mengatakan, semenjak merebaknya virus Corona, banyak WNA yang ditolak masuk ke Bali. “Dari beberapa negara. WNA yang ditolak masuk Bali terkait virus Corona sampai saat ini sebanyak 106 orang,” katanya.

Hanya saja, Suhendra mengaku belum membawa data lengkap terkait asal WNA yang ditolak masuk Bali. “Kami belum melakukan perincian dan belum ada data lengkapnya. Tetapi jumlah itu (106) terhitung hingga saat ini,” tandasnya. (124)

Baca juga :  Vaksinasi di Badung Sudah Capai 72 Persen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini