Diterjang Air Bah,  Jalan Dukuh-Terunyan Tertimbun Bebatuan

0
25
LINTASI BEBATUAN - Warga melintas di bebatuan dan pasir yang menimbun jalan Dukuh-Terunyan, Kintamani, Bangli, Kamis (27/2) kemarin, akibat air bah dari perbukitan Abang Batudinding. (DenPost/ist)

Bangli, DenPost

Kondisi jalan Dukuh-Terunyan, Kintamani, Bangli, Kamis (27/2/2020) dipenuhi material pasir dan bebatuan. Hal itu disebabkan terjangan air bah dari perbukitan yang melanda Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding, Kintamani.

Kondisi ini dikeluhkan warga dan pengguna jalan, karena mereka kesulitan melintasi material tersebut. Bahkan pengguna jalan yang memaksakan diri melintasi bebatuan tersebut nyaris terjatuh.

Kepala Desa Abang Batudinding Made Diksa mengatakan bahwa memang benar kondisi tersebut. Diungkapkannya, terjangan air bah terjadi Rabu (26/2/2020). “Waktu itu hujan turun dari pagi sampai sore. Saat itulah ada air bah datang dari arah perbukitan. Air menggerus material pasir dan batu-batu, sehingga menimbun jalan,” ungkapnya.

Baca juga :  Asita Bali Kecewa Gara-gara Pemkab Bangli Lakukan Ini

Disebutkan pula akses jalan yang tertimbun tersebut tepat di tengah-tengah desa. Tepatnya di seputar jalan paving menuju Desa Terunyan.  “Selama ini jalur tersebut memang rawan tertimbun material banjir bah,” tegas Diksa.

Lantaran tebalnya timbunan material tersebut, membuat pihaknya tidak bisa berbuat banyak, terutama untuk membersihkan ruas jalan. Bahkan upaya gotong-royong secara manual tidak bisa mengatasi bebatuan tersebut.

Karena itu pihaknya melapor ke instansi terkait agar segera menurunkan alat berat ke lokasi musibah. “Kalau ini tidak segera ditanggulangi, nanti saat anak-anak sekolah tidak bisa melintas di sana. Saya khawatir kondisi jalan tersebut bisa memicu lakalantas,” tambah Diksa.

Baca juga :  Polres Bangli Gelar Operasi Cipkon Agung, Ini Sasarannya

Dimintai konfirmasi di tempat terpisah, Kalak BPBD Bangli Gede Wiredana menegaskan bahwa pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. “Kami menunggu alat berat untuk penanganan,” tegasnya. Menurut Wiredana sejatinya akses jalan masih bisa dilalui kendaraan. “Akses jalan tertimbun akibat terjangan air bah yang bersumber dari bukit Abang. Minggu ini kami pastikan penanganan tuntas,” tandasnya. (antarini)