Gaji Pegawai Kontrak di Badung Ngadat

0
25
I Ketut Gede Suyasa

Mangupura,DenPost

Kesumringahan dan kegembiraan  para seka teruna di Kabupaten badung  akibat Pemerintah Kabupaten Badung mencairkan dana motivasi ogoh-ogoh sebesra Rp 40 juta, tak sebanding nasip para pegawai kontrak di Kabupaten Badung. Nasib berbalik dialami ribuan pegawai kontrak di badung karena gajinya hingga  akhir februari ini belum dicairkan juga.

Salah satu pegawai kontrak di salah satu perangkat daerah Badung  mengeluhkan perihal molornya pencairan gaji pegawai kontrak. “Ya, sudah hampir dua bulan gaji kami belum cair. Padahal untuk gaji guru kontrak di Badung sudah cair,” beber sumber DenPost, Jumat(28/2).

Ia tak bisa berbuat banyak dan hanya bisa menunggu kapan gaji mereka dicairkan. Karena hampir seluruh pegawai kontrak di Organisasi Perangkat Daerah di Badung belum cair. “Kami hanya bisa menunggu saja, kapan gaji cair. informasinya akhir bulan ini atau awal Maret 2020 katanya cair. Ya, semoga saja cepat cair,” terangnya.

Baca juga :  Terpapar Covid-19, Satu PNS di Badung Meninggal

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Badung, I Ketut Gede Suyasa tak menampik bahwa khusus untuk gaji pegawai kontrak di OPD Badung belum cair. Karena semuanya masih berproses di perangkat daerah masing-masing. “Kalau untuk gaji pegawai kontrak itu masih berproses di perangkat daerah masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut mantan kabag Keuangan Setkab Badung ini mengatakan,  alurnya BPKAD Badung mengeluarkan gaji mereka tetapi pengamprahan itu dilakukan oleh masing-masing dinas terkait. Termasuk TPP UPT Puskesmas yang belum keluar itu masih berporses di dinas terkait. “Begitu kalau pegawai kontrak di Puspem Badung kami mengeluarkan tapi amprahan dari dinas masing-masing. Kalau pengamprahan sudah masuk dan administrasi sudah lengkap langsung kami proses. Pencairannya juga cepat, misalnya pagi saya proses dan tanda tangan, siangnya sudah cair (gaji), “ ungkapnya.

Baca juga :  BP Jamsostek Konsen Tingkatkan Kepesertaan

Pembayaran gaji pegawai kontrak itu tentu berbeda dengan pemberian gaji PNS. Kalau pegawai kontrak mereka kerja dulu baru dibayar, sedangkan untuk PNS gaji mereka dibayar di awal. “Pembayaran gaji pegawai kontrak dan PNS tentu beda. Ya, pegawai kontrak kerja dulu baru dibayar, begitu sebaliknya untuk PNS,” terangnya.

Tut De Suyasa sapa akrab pejabat tersebut mengatakan, kalau untuk gaji guru kontrak itu semuanya sudah cair di bulan Januari 2020. Bahkan sekarang sudah pengamprahan untuk gaji di bulan Februari 2020. “Untuk gaji guru kontrak, itu semua sudah dibayarkan di bulan Januari lalu,” terangnya menegaskan kembali. (115)

Baca juga :  Giri Prasta Serah-Terimakan Pembangunan Pura Dalem Kahyangan dan Jalan Wisata