Penampahan Kuningan, Yoyok Akhiri Hidup Gara-gara Stroke

0
33
EVAKUASI JENAZAH - Petugas mengevakusai jenazah A.A. Ngurah Cahyadi Putra alias Yoyok dari rumah duka di Jl. Veteran Gang VI, No.1, Denpasar, untuk dibawa ke rumah sakit. (DenPost/wiradana)

Dangin Puri Kaja, DenPost

A.A. Ngurah Pramana Putra (16) mendadak gemetar saat menemukan sang ayah, A.A. Ngurah Cahyadi Putra (40) alias Yoyok tak bernyawa di belakang rumahnya di Jl. Veteran Gang VI, No.1, Denpasar, Jumat (28/2/2020) siang. Bertepatan dengan Penampahan Kuningan, Cahyadi Putra mengakhiri hidup dengan bunuh gantung diri di pohon rambutan miliknya.

Pemuda itu mengaku tak menyangka, sebab sehari sebelumnya dia bertemu dengan sang ayah saat makan di ruang tamu.

Baca juga :  Pelaku Skimming Diduga Direkrut Saat Ditahan di LP

Kepada polisi, Pratama Putra menerangkan bahwa pada Jumat dia merasa aneh, lantaran belum bertemu ayahnya sejak pagi. Berbekal rasa penasaran, dia ke belakang rumah hingga kemudian menemukan jenazah ayahnya tergantung. “Selanjutnya saya beri tahu ibu (Muliati), kemudian ibu melapor ke kepala dusun,” terangnya.

Saat ditemukan, Yoyok mengenakan baju kaos hitam lengan pendek bertuliskan ‘’Tainsiat’’, dan celana pendek krem. Selanjutnya pukul 13.30 tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

Baca juga :  Dewan Badung Tolak PHR Tak Dipungut, Begini Reaksi Wagub

Muliati menerangkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di jenazah sang suami. Wanita itu mengatakan bahwa selama ini sang suami menderita stroke, prostat, dan komplikasi. Atas kejadian ini, Muliati  mengatakan bahwa pihak keluarga menerima secara ikhlas kejadian tersebut atau tidak melapor ke polisi. (wiradana)